Sekolah Rakyat Digenjot, Target 100.000 Siswa Kurang Mampu
Pemerintah targetkan 100.000 siswa kurang mampu masuk Sekolah Rakyat, program pendidikan gratis tanpa pungutan.
llustrasi penjara./JIBI-Dok
Harianjogja,com, WATES—Sebanyak 25 narapidana di Rutan Kelas II B Wates menerima remisi, tiga di antara mereka langsung bebas, pada Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 Indonesia, Sabtu (17/8/2019).
Pelaksana Harian Kepala Rutan Kelas II B Wates, Supriyatno, mengatakan dari 82 narapidana dan tahanan yang ada, sebanyak 25 narapidana mendapatkan remisi. Remisi diberikan mengacu pada Keputusan Menteri Hukum dan HAM tentang Remisi Umum 2019. "Syarat untuk memperoleh remisi sudah dipenuhi. Apabila narapidana lebih dari enam bulan dan berkelakuan baik bisa dapat remisi," kata Supriyatno.
Sebanyak 22 narapidana mendapatkan remisi umum 1, sementara tiga narapidana lainnya mendapatkan remisi umum 2 atau bebas. Dari 22 narapidana yang mendapatkan remisi umum 1, jumlah remisi bervariasi ada yang mendapatkan satu bulan, tiga bulan, sampai lima bulan.
Ia mengatakan, sebelumnya baik narapidana maupun tahanan di Rutan Kelas II B Wates diberikan pembinaan agama dan keterampilan. "Hasil keterampilan yang sudah dibuat di antaranya sapu lidi. Kami juga diberikan tanggung jawab oleh Pemkab Kulonprogo berupa kayu untuk dibuat kusen dan pintu jendela," tuturnya.
Dengan kapasitas rutan yang seharusnya diisi 55 orang narapidana dan tahanan, jumlah penghuni Rutan Kelas II B Wates kini melebihi kapasitas yang mencapai 82 orang. Penghuni Rutan Kelas II B Wates saat ini 40 orang merupakan narapidana, sedangkan 42 lainnya tahanan.
Wakil Bupati Kulonprogo, Sutedjo, yang menghadiri upacara peringatan Kemerdekaan Indonesia di Rutan Kelas II B Wates berharap narapidana yang mendapatkan remisi setelah keluar dari rutan mampu terampil dan mandiri. "Semoga setelah keluar bisa menjadi warga yang baik. Setelahnya bisa ikut serta memajukan perekonomian nasional," ujarnya.
Ia menyinggung kondisi rutan atau lapas yang harus mendapatkan perhatian khusus. Menurutnya, penyimpangan masih terjadi di rutan atau lapas. "Ada peredaran narkoba, ada juga pungli. Tidak pernah sepi dari sorotan media. Kami bangun awareness [kesadaran]. Revitalisasi harus dilakukan sesuai dengan tema kemerdekaan tahun ini, sumber daya manusia yang unggul Indonesia maju," kata Sutedjo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
LPEM FEB UI mengungkap lima jurusan kuliah yang paling banyak menyumbang pengangguran lulusan S1 di Indonesia. Manajemen berada di posisi teratas, disusul Hukum
Hujan meteor Perseid masih dapat disaksikan dari Indonesia pada 13-14 Agustus 2026. Simak waktu terbaik, cara mengamati, dan lokasi ideal untuk melihat meteor.
Menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia, Kimaya Sudirman Yogyakarta menghadirkan dua program spesial sepanjang Agustus 2026
Media Jepang menyoroti fenomena ratusan WNI yang menggunakan nama karakter anime seperti Naruto, Uzumaki, Nobita, hingga Sasuke berdasarkan data Dukcapil Semest
Korban tewas gempa magnitudo 7,4 di Kolombia bertambah menjadi 265 orang. Sebanyak 3.494 warga terluka dan 496 lainnya masih dinyatakan hilang.