Hanya Satu Calon, Pendaftaran Pilur di Gunungkidul Akan Diperpanjang
Pemkab Gunungkidul memastikan pendaftaran bakal calon lurah akan diperpanjang jika hanya ada satu pendaftar. Sejumlah kalurahan masih menunggu tambahan calon hi
Kondisi pembangunan tahap pertama Taman Budaya Gunungkidul di Desa Logandeng, Kecamatan Playen yang selesai di akhir 2018./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pembangunan Taman Budaya Gunungkidul di Desa Logandeng, Kecamatan Playen ditarget selesai di 2021. Untuk melanjutkan proyek, tahun ini dialokasikan anggaran Rp51 miliar.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul, Eddy Praptono, mengatakan jajarannya telah melakukan kajian dan diperkirakan pembangunan taman budaya selesai dalam tiga tahun sehingga diperkirakan di 2021 mendatang fasilitas ini sudah dapat dimanfaatkan. Menurut dia, pembangunan ini sudah dimulai sejak tahun lalu dengan dana pembangunan awal sebesar Rp15 miliar. “Baru meratakan tanah dan fondasi,” kata Eddy kepada wartawan, Rabu (28/8/2019).
Dia menjelaskan, di awal pembangunan skema pembiayaan menggunakan sistem satu tahun anggaran. Namun setelah dikaji, maka sisa pengerjaaan akan dilaksanakan dengan sistem multiyears. “Jadi nanti sekali lelang sudah bisa ditemukan rekanan yang membangun taman budaya hingga rampung,” ujarnya.
Menurut Eddy, pembangunan dengan model multiyears lebih efektif baik dari sisi pengawasan maupun administrasi pertanggung jawaban pekerjaan. “Ya kalau hanya satu tahun anggaran, maka tiap tahun harus mengadakan lelang dan ini membutuhkan waktu. Namun dengan pembiayaan dengan model tahun jamak, maka hanya ada satu rekanan sehingga proses pertanggung jawaban pengerjaan lebih mudah,” katanya.
Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh Kepala Bidang Cipta Karya DPUPRKP Gunungkidul, Agus Subaryanto. Menurut dia, pemilihan pembiayaan dengan skema multiyears tidak lepas dari nominal nilai pembangunan yang mencapai ratusan miliar rupiah. “Anggarannya sangat besar,” kata Agus.
Ia menjelaskan, pagu anggaran untuk Taman Budaya Gunungkidul mencapai Rp170 miliar. Adapun rinciannya untuk tahap pembangunan awal di 2018 lalu mencapai Rp15 miliar. Untuk tahun ini mulai dilakukan pembangunan fisik gedung dengan pagu Rp51 miliar. Sisanya Rp104 miliar digunakan untuk pembangunan di 2020 dan 2021. “Ya dengan skema multiyears maka kita tidak bolak balik lelang di setiap tahunnya,” katanya.
Menurut dia, untuk saat ini Bidang Cipta Karya DPUPRKP menyelesaikan dua tugas untuk proses pembangunan taman budaya. Pertama, tim melakukan proses lelang untuk mencari rekanan yang akan mengerjakan fisik dari taman budaya. Di sisi lain, Agus mengakui tengah melakukan seleksi guna mendapatkan konsultan pengawas pembangunan. “Masih dalam proses, yang jelas untuk pembangunan dilanjutkan tahun ini,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul memastikan pendaftaran bakal calon lurah akan diperpanjang jika hanya ada satu pendaftar. Sejumlah kalurahan masih menunggu tambahan calon hi
Rupiah melemah ke Rp18.060 per dolar AS pada perdagangan Selasa 28 Juli 2026. Investor mencermati sentimen domestik dan perkembangan kebijakan global yang memen
Mitchell Baker cetak hattrick di debut Timnas Indonesia vs Kamboja. Media Vietnam juluki 'Pembunuh Kotak Penalti' dan 'permata mentah'.
Aldila Sutjiadi lolos ke perempat final WTA 500 DC Open 2026 bersama Erin Routliffe. Kalahkan Kenin/Potapova 2-0, siap hadapi wakil tuan rumah.
Paolo Maldini dan Leonardo mundur dari FIGC 16 hari setelah ditunjuk, akibat gagal menunjuk Andrea Pirlo sebagai pelatih timnas Italia.
Harga emas Antam di Pegadaian naik Rp10.000 per gram pada Selasa 28 Juli 2026. Emas 1 gram kini dijual Rp2.727.000 dengan buyback Rp2.426.000.