Hari Pertama Bulan Tertib Jalan, Satpol PP DIY Bongkar Ratusan Reklame Ilegal
Petugas Satpol PP DIY menertibkan setidaknya ratusan buah sampah visual berupa spanduk, banner, dan rontek tak berizin di tiga titik.
Sejumlah pengendara yang sedang diperiksa kelengkapan berkendara, oleh aparat di Taman Kota Wates, Jumat (2/11/2018) petang. /Harian Jogja-Uli Febriarni
Harianjogja.com, KULONPROGO--Jajaran Polres Kulonprogo menggelar Operasi Patuh Progo 2019 dari 29 Agustus sampai 11 September nanti guna jaga keamanan dan ketertiban dalam berlalu lintas.
Kapolres Kulonprogo, AKBP Anggara Nasution mengatakan berbagai pelanggaran lalu lintas menjadi sasaran dalam operasi kali ini. "Masih banyak, ketika melaju menggunakan kendaraan itu melebihi batas kecepatan, atau juga anak yang ada di bawah umur menggunakan sepeda motor," terangnya pada Kamis (29/8/2019).
Ia mengatakan, lokasi yang menjadi sasaran dari Operasi Patuh Progo 2019 di Kulonprogo sudah dipetakan. Ada lokasi rawan pelanggaran lalu lintas, yaitu Jalan Perwakilan dan Jalan Suparman di Kecamatan Wates, ada juga lokasi rawan kecelakaan di Jalan Kolonel Sugiyono dan Simpang Lima Karangnongko.
"Jumlah personil yang disiagakan dalam operasi sebanyak 114 personil dibagi dalam lima Satgas [Satuan Tugas]," ungkap Anggara.
Ia berharap, dengan adanya operasi tersebut, bisa menekan angka kecelakaan yang terjadi di Kulonprogo. Kecelakaan tersebut masih banyak terjadi karena berbagai pelanggaran dilakukan pengendara.
Di semester pertama tahun ini saja, jumlah kecelakaan di Kulonprogo sudah terjadi sebanyak 296 kasus, dan 39 orang meninggal dunia. Dibanding semester pertama 2018, kasus kecelakaan dan korban meninggal dunia meningkat tahun ini. Pada semester pertama tahun lalu, ada 208 kasus kecelakaan terjadi dan 27 korban meninggal dunia akibat kecelakaan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Petugas Satpol PP DIY menertibkan setidaknya ratusan buah sampah visual berupa spanduk, banner, dan rontek tak berizin di tiga titik.
Harga emas Pegadaian hari ini turun. Emas Antam Rp2,861 juta, UBS Rp2,788 juta, dan Galeri24 Rp2,756 juta per gram.
Jadwal Bus Malioboro–Parangtritis hari ini, tarif Rp12.000, solusi wisata hemat dan praktis di Yogyakarta.
Noel mempertanyakan tuntutan kasus korupsi K3 Kemenaker karena selisih hukuman dengan terdakwa lain dinilai terlalu tipis.
Jadwal SIM Kulonprogo 19 Mei 2026, tersedia layanan di Mal Pelayanan Publik Kulonprogo.
PLN DIY jadwalkan pemadaman listrik 19 Mei 2026 di Sleman, Bantul, dan Kota Jogja akibat pemeliharaan jaringan pukul 10.00–13.00 WIB.