Rekor Senam Penthul Tembem Jadi Awal Sports Tourism Gunungkidul
Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif Pemuda dan Olahraga Gunungkidul bakal melakukan kajian untuk pengembangan sports tourism dengan potensi dimiliki.
Sejumlah motor terparkir di Mapolres Gunungkidul hasil razia knalpot blombongan yang dilaksanakan, Sabtu (18/4). /istimewa Satlantas Polres Gunungkidul.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Sedikitnya 20 sepeda motor dengan knalpot blombongan disita oleh jajaran petugas dari Polres Gunungkidul. Langkah ini dilakukan sebagai upaya menjaga keamanan dan ketertiban di masyarakat. Pasalnya motor dengan knapot blombongan bikin resah masyarakat.
Kasatlantas Polres Gunungkidul, AKP Priya Tri Handaya mengatakan, pihaknya berkomitmen untuk menjaga lingkungan tetap kondusif. Ia tidak menampik ada sejumlah keluhan berkaitan dengan pemakaian knalpot kendaraan bermotor yang tidak sesuai dengan standar.
Oleh karena itu, upaya penindakan rutin dilakukan sebagai upaya edukasi ke pengguna kendaraan bermotor terkait dengan tertib berlalulintas. “Akhir-akhir ini banyak sepeda motor yang menggunakan knalpot blombongan di jalan. Makanya kami lakukan penertiban,” kata Priya, Minggu (19/4/2026).
Ia mencontohkan, pada Sabtu (18/4/2026) malam melakukan patroli penertiban di kawasan Kota Wonosari secara acak. Adapun hasilnya, terdapat 20 sepeda motor yang diamankan dalam kegiatan tersebut.
“Kita tindak dengan memberikan sanksi tilang. Selain itu, motor juga diamankan dan baru boleh diambil setelah proses sidang dan mengganti dengan knalpot sesuai dengan standar dari pabrikan,” katanya.
Menurut dia, pelaku pelanggaran ini tidak hanya dilakukan oleh orang dewasa. Pasalnya, juga ada pengendara yang masih berusia di bawah umur.
“Kalau masih kecil ada syarat tambahan saat pengambilan, yakni bersama dengan orang tua dan membuat pernyataan untuk tidak mengulangnya,” kata mantan Kasatlantas Polres Kulonprogo ini.
Pemakaian knalpot blombongan tidak bisa dibenarkan dan menyalahi aturan. Knalpot model ini membikin bising dan bisa mengganggu konsentrasi pengguna jalan lainnya.
“Makanya kami akan rutin menggelar operasi knalpot blombongan, tujuannya juga sebagai upaya mengurangi risiko kecelakaan,” kata dia.
Kapolres Gunungkidul, AKBP Damus Asa menambahkan, pihaknya berkomitmen untuk menjaga kamtibmas tetap kondusif. Oleh karena itu, pihaknya rutin melakukan operasi cipta kondisi dengan melibatkan seluruh jajaran petugas di polres maupun polsek di wilayah hukum di Bumi Handayani.
Pihaknya juga berharap agar masyarakat juga ikut berperan aktif dalam upaya menjaga situasi dan kondisi di lingkungan masing-masing. Salah satunya ditujukan kepada para orang tua agar terus mengawasi pergaulan anak sehingga tidak salah pergaulan.
“Harus terus diawasi, tujuannya agar tidak menjadi korban kejahatan maupun pelaku tidak pindana seperti kejahatan di jalanan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif Pemuda dan Olahraga Gunungkidul bakal melakukan kajian untuk pengembangan sports tourism dengan potensi dimiliki.
BMKG prediksi cuaca DIY Jumat (17/7) cerah berawan. Waspada udara kabur di Sleman & Kulonprogo, suhu 20-32°C. Simak info lengkapnya di sini.
Orang tua kini dituntut untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak buruk penggunaan media sosial serta potensi gangguan kesehatan mental
udaya membaca dinilai menjadi bekal penting bagi masyarakat untuk menghadapi derasnya arus informasi di era digital
Bekalista resmi diluncurkan di Malioboro. Sebanyak 80 becak kayuh listrik disiapkan dengan skema tukar guling bentor secara bertahap.
Pola pengasuhan anak yang sehat kini menjadi fokus utama dalam rangkaian program literasi yang digalakkan di Pemda DIY.