Lonjakan Pemudik Lebaran Terlihat di Bandara YIA
Penumpang di Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) melonjak hingga 81% dibanding 2021, seiring peningkatan pemudik jelang Lebaran 2022.
Rombongan Pawai Seni yang diikuti oleh 15 sanggar seni saat melewati Plaza Ambarukmo, Jumat (6/9/2019)./Harian Jogja-Hafit Yudi Suprobo
Harianjogja.com, SLEMAN—Gelaran Sleman Fair tahun ini diharapkan bisa berlangsung kian meriah. Dengan digelar secara sinergis dan berkesinambungan, event tersebut diharapkan bisa mengundang banyak pengusaha dan wisatawan datang ke Bumi Sembada.
Bupati Sleman Sri Purnomo mengatakan Sleman Fair yang baru kali pertama digelar tersebut dilatarbelakangi beragamnya potensi yang dimiliki Sleman. Oleh karena itu butuh upaya terintegrasi sebagai ajang pengenalan dan peluang investasi. “Salah satunya melalui pelaksanaan event ini,” ujar dia saat ditemui di Plaza Ambarrukmo, Depok, Kabupaten Sleman, Jumat (6/9/2019).
Menurut dia, event macam Sleman Fair jelas membutuhkan sinergitas banyak pihak, mulai dari pemerintah, masyarakat hingga perusahaan swasta. Itulah sebabnya dia berharap ke depan, Sleman Fair digelar dengan kerja sama lintas sektoral yang lebih intens sehingga manfaat kegiatan tersebut bisa dirasakan lebih luas. "Penyelenggaraan Sleman Fair secara berkesinambungan diharapkan mampu memotivasi pelaku industri dan UKM untuk berlomba menciptakan inovasi produk lokal yang dapat diterima oleh pasar luas," ujar dia.
Melalui Sleman Fair, dia juga mengimbau kepada para pengusaha di Sleman untuk meningkatkan kualitas produknya. Selain itu diversifikasi harga juga perlu dilakukan sehingga mampu bersaing dengan produk pabrikan.
Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Sleman Aji Wulantara mengatakan dalam Sleman Fair, Pemkab Sleman juga menggelar Festival Kesenian Sleman. Atraksi utama Festival Kesenian Sleman tersebut meliputi Pawai Seni yang diikuti oleh 15 sanggar seni serta Pentas Seni Unggulan.
Pawai Seni yang diikuti oleh 15 sanggar seni itu bakal start dari Lapangan SMA Kolese de Britto menuju Alun-Alun Pendopo Ambarrukmo sepanjang kurang lebih satu kilometer.
Adapun Pentas Seni Unggulan digelar di Atrium Ambarrukmo Plaza, Jumat, mulai pukul 19.30 WIB. Dalam acara itu, sejumlah pergelaran seni bakal tampil, seperti misalnya dari Sanggar Kidang Alit dan Dagelan Mataram Milenial dengan bintang tamu Sugeng Iwak Bandeng, Rio Srundeng, Aldo Iwak Kebo, Dina Trinil, Cible-X Vertigo, dan Salsabila Octaviani.
“Pada Sabtu [7/9/2019], digelar acara pementasan Kubro Siswo Agung Budoyo di Alun-Alun Pendopo Ambarrukmo, mulai pukul 15.00 WIB. Pada malam harinya, mulai pukul 19.30 WIB di Atrium Ambarrukmo Plaza ada pentas Teater Sastro Mbeling dari Kutu Sinduadi Mlati dengan lakon KTP,” ucap dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Penumpang di Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) melonjak hingga 81% dibanding 2021, seiring peningkatan pemudik jelang Lebaran 2022.
Solusi Bangun Indonesia Cilacap raih GMP Award 2026. Catat nol kecelakaan tambang dan reklamasi 110 hektare lahan.
PSBS Biak vs Arema FC berakhir 2-4 di babak pertama. Trio Brasil tampil ganas, ini jalannya laga dan susunan pemain.
Adhi Karya bagikan susu tiap bulan untuk siswa SDN Nglarang Sleman sebagai dukungan proyek Tol Jogja-Solo.
Trump klaim kesepakatan dagang besar dengan Xi Jinping. China disebut beli 200 pesawat Boeing dan bahas Selat Hormuz.
Aston Villa vs Liverpool jadi laga penentuan Liga Champions. Salah comeback, ini prediksi skor dan susunan pemain.