Sempat Melesat di Kualifikasi Moto3 Junior, Ramadhipa Raih 9 Poin
Pebalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM) yang turun di ajang Moto3 Junior World Championship, M. Kiandra Ramadhipa, tampil kompetitif sepanjang balapan
Suasana terminal keberangkatan dan kedatangan di Yogyakarta International Airport, Kecamatan Temon, Jumat (7/6/2019).-Harian Jogja/Hafit Yudi Suprobo
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Bantul kian mengintensifkan penyiapan sumber daya manusia (SDM) kebandarudaraan seiring telah beroperasinya Yogyakarta International Airport di Kulonprogo.
Kepala Disnakertrans Bantul Sulistiyanta mengatakan instansinya sedang melatih tenaga kerja kebandarudaraan seperti di sektor ticketing dan kargo melalui Unit Pelaksana Tugas (UPT) Balai Latihan Kerja (BLK).
"Bukan hanya ticketing dan kargo, kami ingin di sektor lainnya juga. Karena itu kami terus berkomunikasi dengan PT Angkasa Pura I terkait dengan tenaga kerja yang dibutuhkan," kata Sulistiyanta, Jumat (6/9/2019).
Dia mengatakan komunikasi dengan PT Angkasa Pura I selaku pengelola bandara menjadi lebih intensif setelah ada perjanjian kerja sama antara Pemkab Bantul dan PT Angkasa Pura I beberapa waktu lalu. Menurut Sulistiyanta, pelatihan yang dipersiapkan tidak hanya melalui BLK, namun juga sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) dan perusahaan swasta yang dimotori oleh Disnakertrans.
Menurut dia penyiapan tenaga kerja kebandarudaraan sebenarnya sudah dilakukan jauh sebelum ada perjanjian kerja sama atau saat wacana pembangun bandara bari di Kulonprogo dimulai. Dengan adanya kerja sama itu, penyiapan tenaga kerja kebandarudaraan semakin intens dan pelatihan lebih mengutamakan sesuai kebutuhan yang diminta PT Angkasa Pura I. "Jadi apa yang dibutuhkan mereka [PT Angkasa Pura I], kami siapkan," ujar Sulistiyanta.
Kepala UPT BLK Bantul, Ari Yadi mengatakan pelatihan ticketing sudah selesai digelar. Ada 16 orang yang dilatih untuk bekerja dalam dunia ticketing. Sebagian besar adalah perempuan berusia 17-30 tahun.
Saat ini tengah berlangsung menggelar pelatihan soal kargo selama satu bulan. Pelatihan kargo juga diikuti 16 orang yang sebagian besar pesertanya laki-laki. "Kami hanya menyiapkan pelatihan. Sewaktu-waktu ada informasi kerja dari bandara bisa langsung siap," kata Ari.
Selain pelatihan kerja kebandarudaraan, institusinya juga menyiapkan 37 jenis pelatihan untuk warga Bantul di antaranya tata boga, listrik, las, otomotif, administrasi perkantoran, tata rias pengantin, dan komputer.
Saat ini sudah berjalan 11 jenis pelatihan. Tiap jenis pelatihan dibatasi sebanyak 16 orang. Proses pelatihan untuk tiap jenis keahlian berlangsung sekitar satu bulan lamanya. “Semua peserta pelatihan tidak dipungut biaya. Masyarakat yang berminat bisa langsung mendaftar di BLK untuk kemudian diseleksi,” ucap dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pebalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM) yang turun di ajang Moto3 Junior World Championship, M. Kiandra Ramadhipa, tampil kompetitif sepanjang balapan
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 24 September 2026 lengkap dengan 15 perjalanan, waktu keberangkatan, stasiun, dan tarif Rp8.000.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 24 September 2026 dari Palur menuju Jogja lengkap dengan waktu keberangkatan di setiap stasiun.
Kenali enam pemain baru 5cm: Revolusi Hati. Roman King memerankan Zafran muda dalam prekuel film 5 cm yang dijadwalkan tayang akhir 2026.
DPRD Sleman mengingatkan potensi dampak jalan tol terhadap kunjungan wisatawan. Pemkab diminta memperkuat destinasi dan memperbanyak event pariwisata.
DPRD Bantul mengingatkan pengelolaan KDMP perlu pengawasan, manajemen yang kuat, dan produk lokal agar tak mengulang persoalan KUD.