Proyek Jembatan Kewek Dimulai, Target Rampung Akhir 2026
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
ZoSS di depan SMPN 1 Mlati kondisinya rusak, Selasa (6/1/2026)./Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, SLEMAN—Kerusakan Zona Selamat Sekolah (ZoSS) di depan SMPN 1 Mlati membuat Dinas Perhubungan Sleman menunda perbaikan hingga proyek pembangunan jalan tol di sekitar lokasi selesai.
ZoSS di Jalan Cebongan, Tirtoadi, Mlati mengalami kerusakan cukup parah karena sering dilintasi truk proyek tol. Akibatnya, marka dan cat ZoSS banyak yang menghilang.
Perbaikan belum dilakukan karena dikhawatirkan akan kembali rusak selama aktivitas proyek masih berlangsung. Sementara itu, ZoSS di lokasi lain di Sleman relatif masih dalam kondisi baik.
Kasi Sarana dan Prasarana Dishub Sleman, Fransiskus De Sales Adriarto, menjelaskan saat ini Sleman baru memiliki sebanyak 18 ZoSS. “Tahun ini kami rencanakan penambahan untuk dua lokasi baru, kami usahakan di Semester pertama,” ujarnya, Selasa (6/1/2025).
Ia belum bisa menyampaikan dimana lokasi baru yang akan dibangun ZoSS, karena menurutnya belum final. “Karena belum pasti, masih bisa berubah. Kami menyesuaikan pembangunan tol juga. Karena kalau dekat dengan pembangunan tol percuma, gampang rusak,” katanya.
Salah satu lokasi ZoSS yang dekat pembangunan tol yakni di depan SMPN 1 Mlati, di Jalan Cebongan, Tirtoadi, Mlati. Beberapa meter sebelah selatan dari sekolah tersebut merupakan lokasi pembangunan tol, sehingga kerap dilewati truk proyek. ZoSS di lokasi tersebut sebagian besar catnya sudah hilang.
Selain membangun baru, Dishub Sleman juga mengusahakan pemeliharaan ZoSS yang sudah ada setiap tahun, namun tergantung dengan kemampuan anggaran APBD Sleman. “Seharusnya ada pemeliharaan rutin, dicat lagi, kalau ada rambu rusak atau gimana diperbaiki,” ungkapnya.
Untuk ZoSS di depan SMPN 1 Mlati tersebut tidak diperbaiki karena menurutnya akan rusak lagi lantaran masih berlangsungnya aktivitas pembangunan tol. “Kalau lokasi lainnya rata-rata kondisinya masih baik,” kata dia.
Penambahan ZoSS menurutnya juga bergantung pada kemampuan keuangan APBD Sleman, sehingga bisa saja dibatalkan jika terkena efisiensi. Setiap paket pembangunan ZoSS memerlukan anggaran sebesar Rp75 juta, yang mencakup untuk kebutuhan pengecatan, pemasangan rambu-rambu, speedbump dan penerangan jalan.
Jika dilihat dari evaluasi selama ini, menurutnya pembangunan ZoSS cukup efektif untuk mempengaruhi perilaku pengendara yang melintas di depan sekolah. “Mereka jadi berhati-hati. Tapi kalau dari angka kecelakaannya tidak bisa disimpulkan karena datanya ada di kepolisian,” katanya.
Dishub Sleman tetap merencanakan penambahan dua ZoSS baru pada 2026, namun realisasinya sangat bergantung pada kemampuan anggaran dan kebijakan efisiensi APBD.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
BGN meminta makanan MBG yang tidak layak tidak dikonsumsi dan segera dikembalikan ke SPPG untuk diperiksa dan diinvestigasi.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 13 Agustus 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur ke Jogja. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
BGN membuka kanal khusus bagi guru untuk melaporkan keluhan, temuan, dan pengaduan terkait pelaksanaan Program MBG di sekolah.
Sebanyak 212 orang berhasil dievakuasi dari kebakaran KMP Putri Yasmin di Selat Lombok. SAR melanjutkan pencarian pada Kamis.
Heatstroke dapat mengancam nyawa saat cuaca panas. Kenali gejala, pertolongan pertama, dan kelompok yang lebih rentan mengalaminya.