Bahlil Siapkan Skema Dana Bioetanol, E10 Dimulai pada 2027
Pemerintah menyiapkan skema pendanaan bioetanol untuk mendukung penerapan E10 pada 2027 tanpa membebani konsumen dan tetap menguntungkan petani.
Kondisi rumah Suryanto yang jebol terkena material longsor. /Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, BANTUL – Menurut Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul, warga yang berada di daerah rawan longsor atau biasa disebut zona merah enggan direlokasi. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Sekertaris BPBD Bantul Muhammad Baried.
Katanya, di Bantul sendiri ada sekitar 2000 Kartu Keluarga (KK) yang menempati zona merah. Namun kebanyakan dari mereka tidak rela meninggalkan tempat tinggalnya dan juga seluruh harta yang ada di tempat lama.
“Kebanyakan dari mereka itu tidak mau karena masih tidak rela meninggalkan hartanya seperti rumah, tanah dan juga mata pencaharian mereka. Kebanyakan yang ada di zona merah berprofesi sebagai petani, dan ketika mereka direlokasi mereka tidak mau jauh-jauh dari lahannya,” kata Baried ketika dihubungi Harianjogja.com, pada Senin (9/10/2019).
Selain itu beberapa warga yang di zona merah masih merasa nyaman akibat belum pernah terjadi bencana di daerah yang mereka tempati. “Ada juga yang tidak mau lantaran masih merasa aman dan nyaman karena di situ belum pernah terjadi bencana. Tapi kami akan terus memberikan sosialisasi agar mereka paham,” ujarnya.
Ia juga mengatakan perdaerah zona merah di Bantul ditinggali sekitar 100 hingga 150 KK, oleh sebab itu pihak BPBD Bantul akan merelokasi secara bertahap warga yang menempati zona merah. “KK yang paling banyak itu ada di daerah Imogiri sama Dlingo, daerah situ sangat bahaya kalau musim hujan, maka dari itu kami lakukan relokasi,” jelas Baried.
“Bertahap itu dalam artian tahun ini 40 rumah dulu lalu tahun depan 40 rumah. Untuk wilayah relokasi sendiri kami sudah bekerja sama dengan pemerintah-pemerintah desa untuk menyediakan lahan yang aman dari bahaya bencana,” kata Baried.
Sejauh ini prosesnya sendiri masih berada dalam tahap pematangan lahan di daerah Imogiri. Sedang sumber biaya untuk relokasi berasal dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Bantul.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemerintah menyiapkan skema pendanaan bioetanol untuk mendukung penerapan E10 pada 2027 tanpa membebani konsumen dan tetap menguntungkan petani.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan seluruh program dan capaian pembangunan di wilayahnya harus bermuara pada kesejahteraan rakyat
Ford akan pindahkan produksi Lincoln dari China ke AS mulai 2030. Tarif impor Nautilus 52,5% jadi pendorong utama. Langkah ini ikuti strategi GM dan perkuat man
Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, Yogyakarta dinilai memiliki modal kuat untuk tidak hanya menjadi pengguna, tetapi juga melahirkan talenta dan inovasi
OpenAI bagikan 3 cara ChatGPT Work bantu UMKM: susun prioritas mingguan, buat konten dari foto produk, dan analisis laporan penjualan. Mulai dari pekerjaan ruti
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengapresiasi pertumbuhan kinerja PT Pegadaian (Persero) dalam Pidato Presiden RI pada Sidang Tahunan MPR RI