Atap Kelas MTs Muhammadiyah Ambruk di Sragen, 48 Siswa Diliburkan
Atap kelas MTs Muhammadiyah 4 Sambungmacan Sragen ambruk saat KBM. 48 siswa diliburkan, 6 siswa luka-luka.
Kepala Dinas Perdagangan dan Industri Kabupaten Bandung Popi Hopipah menyerahkan plakat kepada Sekretaris Disdag Bantul Priyo Harwijayanto, Kamis (26/9/2019)./Harian Jogja-Kiki Luqmanul Hakim
Harianjogja.com, BANTUL—Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (AKIP) Dinas Perdagangan (Disdag) Bantul yang berpredikat A membuat pemerintah dari kabupaten lain merasa perlu menimba ilmu ke dinas tersebut. Salah satunya adalah Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
Kepala Dinas Perdagangan dan Industri Kabupaten Bandung Popi Hopipah mengatakan selain studi banding soal AKIP, dinasnya juga ingin mengetahui inovasi-inovasi apa saja yang dilakukan oleh Disdag Bantul hingga mendapatkan predikat yang baik.
“Tadi saat pertemuan, kami ditunjukkan inovasi-inovasi baru yang bisa kami terapkan di tempat kami. Contohnya regulasi tentang pasar di sini yang sudah jelas. Ternyata di sini juga lebih banyak pasar milik pemerintahnya daripada pasar milik desa, di tempat kami justru kebanyakan pasar desa,” kata Popi ditemui seusai acara studi banding Dinas Perdagangan dan Industri Kabupaten Bandung di Kantor Disdag Bantul, Kamis (26/9/2019).
Inovasi lainnya yang bisa dicontoh, kata dia, adalah penerapan e-money di pasar tradisional yang ada di Bantul. Menurutnya e-money sangat efektif untuk meminimalkan praktik pungutan liar yang biasa ditemukan di bagian retribusi.
Tidak hanya Dinas Perdagangan dan Industri Kabupaten Bandung yang mendapatkan ilmu, Disdag Bantul juga mendapakatkan pengetahuan tentang pengemasan produk usaha kecil dan menengah (UKM). Selain itu Disdag Bantul juga belajar tentang pemasaran menggunakan mobil keliling.
“Tadi kami bertukar ilmu untuk menuju kinerja yang lebih baik lagi, kami sangat berterima kasih kepada Dinas Perdagangan dan Industri Kabupaten Bandung yang sudah bertukar ilmu dengan Disdag Bantul,” kata Sekretaris Disdag Bantul Priyo Harwijayanto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Atap kelas MTs Muhammadiyah 4 Sambungmacan Sragen ambruk saat KBM. 48 siswa diliburkan, 6 siswa luka-luka.
Prediksi Persik vs Persija di Super League 2026, tim tamu diunggulkan meski tuan rumah dalam tren positif.
Trump minta China dan Taiwan menahan diri di tengah ketegangan. AS belum pastikan kirim senjata ke Taipei dan soroti chip Taiwan.
Seorang bayi tidak pernah memilih untuk dilahirkan. Ia tidak bersalah atas kondisi yang melatarbelakangi kehamilan.
Okupansi hotel Jogja naik hingga 70% saat long weekend. PHRI DIY ungkap tren booking mendadak dan imbau wisatawan waspada penipuan.
Serabi 2026 bantu lebih dari 1.800 UMKM perempuan memahami bisnis digital, strategi harga, dan pengembangan usaha berbasis data.