Harga BBM Naik, Bus Sekolah Gunungkidul Pangkas Layanan
Kenaikan BBM non subsidi bikin layanan bus sekolah Gunungkidul dipangkas. Dishub hanya operasikan layanan pagi hari.
Ilustrasi. /Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) bekerjasama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Gunungkidul membuat aplikasi pemantauan harga-harga kebutuhan pokok secara online. Kebijakan itu dibuat untuk memberikan kemudahan akses informasi kepada masyarakat.
Kepala Disperindag Gunungkidul, Johan Eko Sudarto, mengatakan aplikasi penayangan harga sembako sedang dikaji bersama dengan tim dari Diskominfo. Diharapkan mulai awal tahun depan sudah dapat dioperasikan. “Teknisnya ada di Diskominfo dan saat ini masih proses pengembangan,” kata Johan kepada wartawan, Kamis (3/10/2019).
Dia menjelaskan, untuk keberadaan aplikasi diserahkan sepenuhnya kepada Diskominfo selaku organisasi perangkat daerah (OPD) teknis, sedangkan untuk konten dilakukan tim dari Disperindag dengan pembaruan data di dalam aplikasi. “Kami yang bertugas meng-update harga-harga sesuai dengan harga yang berlaku di pasaran,” katanya.
Kepala Diskominfo Gunungkidul, Kelik Yuniantoro, mengatakan secara teknis berkaitan dengan pemantauan harga secara online sudah jadi. Hanya, untuk operasional harus melalui tahapan uji coba. “Kami uji coba dulu dan kalau sukses bisa langsung diluncurkan,” kata Kelik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kenaikan BBM non subsidi bikin layanan bus sekolah Gunungkidul dipangkas. Dishub hanya operasikan layanan pagi hari.
KPK menjadwalkan ulang pemeriksaan Muhadjir Effendy dalam kasus dugaan korupsi kuota haji setelah saksi meminta penundaan.
Bank Kulonprogo meraih TOP Golden Trophy 2026 lewat program kredit UMKM dan pembiayaan bagi PPPK Paruh Waktu.
Polsek Pundong mengungkap kasus pengeroyokan di Jalan Parangtritis Bantul. Lima pelaku diamankan usai aniaya pemuda.
Kemlu RI memastikan seluruh 39 WNI korban kapal tenggelam di perairan Pulau Pangkor, Malaysia, telah ditemukan.
Presiden Prabowo menegaskan penambahan alutsista TNI AU seperti Rafale untuk memperkuat pertahanan Indonesia di tengah geopolitik global.