Resmi, Sekolah Tatap Muka DIY Dicoba April 2021
Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY menargetkan uji coba pembelajaran tatap muka untuk 10 sekolah tingkat SMA dan SMK di DIY dilaksanakan pada pertengahan April 2021.
Ilustrasi bayi. /Reuters
Harianjogja.com, KULONPROGO-- Para kader posyandu di Desa Pendoworejo, Kecamatan Girimulyo mendapat pelatihan Pemberian Makanan Bayi dan Anak (PMBA), Selasa (8/10/2019).
Pelatihan yang digelar Yayasan Gugah Nurani Indonesia (GNI) bersama Dinas Kesehatan Kulonprogo itu sebagai salah satu upaya menekan kasus stunting di Kulonprogo, khusus Kecamatan Girimulyo.
Staff Community Development Fasilitator (CDF) GNI, Ratna Dewi Nurjanah mengatakan balita yang menderita stunting di Kecamatan Girimulyo masih jamak ditemui, terutama di dusun-dusun pelosok. Adanya stunting ini disebabkan karena kesadaran masyarakat tentang PMBA masih rendah.
"Karena memang kesadaran PMBA di sana masih kurang dibandingkan daerah lain, sehingga diharapkan dengan pelatihan ini kader posyandu bisa menyadarkan semua ibu balita dan ibu hamil untuk lebih memahami pentingnya asupan makanan yang bergizi agar terhindar stunting," kata Ratna.
Adapun dalam pelatihan ini para kader diberi materi tentang pentingnya PMBA, cara-cara penerapan program PMBA, hingga teknik melakukan konseling PMBA terhadap ibu balita dan ibu hamil. Diharapkan usai mengikuti pelatihan, para kader dapat menjadi konselor PMBA, sehingga masyarakat sadar dan paham bahwa program ini penting untuk mengantisipasi balita menderita stunting.
"Kegiatan ini dilangsungkan dalam dua kloter. Kloter pertama pada 7-10 Oktober dan kedua pada 14-17 Oktober, total pesertanya ada 30 kader dari 18 posyandu di Girimulyo," jelasnya.
Ahli Gizi Dinkes Kulonprogo, Nurheni Jauhari mengatakan program PMBA merupakan salah upaya Pemkab Kulonprogo untuk menanggulangi stunting. Saat ini Kulonprogo merupakan salah satu dari 100 daerah yang jadi lokus stunting.
"Dengan penerapan PMBA yang baik, maka dalam dua tahun kedepan seharusnya sudah tidak ada stunting di Kulonprogo," katanya.
Berdasarkan evaluasi terakhir, jumlah stunting di Kulonprogo pada 2018 menjangkiti sejumlah 3.157 balita. Jumlah itu berkurang dibanding tahun sebelumnya di 2017 sebanyak 3.496 balita.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY menargetkan uji coba pembelajaran tatap muka untuk 10 sekolah tingkat SMA dan SMK di DIY dilaksanakan pada pertengahan April 2021.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
Real Madrid mengumumkan perpisahan Dani Carvajal dan kembalinya José Mourinho sebagai pelatih pada hari yang sama.
Shakira memenangkan kasus pajak di Spanyol setelah delapan tahun. Pengadilan memerintahkan pengembalian dana Rp1,1 triliun.
Arema FC memburu kemenangan atas PSIM Jogja pada laga terakhir Super League 2025/2026 demi memperbaiki posisi klasemen.
MotoGP Catalunya 2026 diwarnai penalti tekanan ban yang membuat Joan Mir kehilangan podium dan mengubah klasemen sementara.