Desainer Malaysia Bawa Koleksi High Fashion ke JIKFP 2026 di Jogja
JIKFP 2026 di Sleman City Hall menghadirkan 50 desainer dan lebih dari 600 model anak-remaja dari Indonesia, Timor-Leste, dan Malaysia.
Mantan Rektor UAD Kasiyarno (kedua dari kiri) berjabat tangan dengan Rektor UAD periode 2019-2023, Muchlas Arkanuddin dalam pelantikan, Rabu (9/10/2019). /Ist-Humas UAD.
Harianjogja.com, JOGJA—Pucuk pimpinan Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta telah berganti. Rektor sebelumnya, Kasiyarno secara resmi telah menyerahkan jabatannya kepada rektor baru yang akan menjabat pada periode 2019-2023, Muchlas Arkanuddin.
Perkembangan teknologi yang serba cepat menjadi pijakan Muchlas untuk menjalankan roda kepemimpinan di UAD guna menghasilkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul.
“Munculnya unicorn seperti Gojek, Bukalapak, dan lainnya telah mempermudah layanan transportasi maupun delivery, tersedianya fasilitas open source jugamempermudah mahasiswa mendapatkan sumber ilmu dan literatur dengan cepat, semuanya harus kita respons secara cepat, tepat dan bijak. Dampak serius terhadap lulusan dan penyelenggaraan pendidikan tinggi harus diantisipasi,” terang Rektor UAD, Muchlas Arkanuddin dalam rilis yang diterima Harianjogja.com, Kamis (10/10/2019).
Pihaknya menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk merespons perkembangan teknologi tersebut. Antara lain mengembangkan keterampilan yang dibutuhkan industri di era industri 4.0 serta konten pembelajaran sesuai kebutuhan dunia usaha dan industri.
Selain itu, lanjutnya, melakukan reformasi konten dan metodologi pembelajaran melalui pendekatan digitalisasi dengan mulai menerapkan filosofi kontemporer konektivisme di semua landscape pembelajaran. Muchlas juga bertekad mengupayakan terciptanya SDM terbaik di kampusnya, agar dapat terlibat dalam kepemimpinan industri dan pasar global.
“Kemudian melakukan reformasi pendidikan tinggi dengan memperhatikan tren bisnis terbaru dan menciptakan kolaborasi bidang riset antara universitas, pemerintah dan industri,” katanya.
Riset akan menjadi pilar utama, sehingga keberhasilannya diharapkan akan memunculkan pusat keunggulan di kampusnya yang akan menjadi cikal bakal wahana peningkatan martabat bangsa di kancah global.
“Selain itu unit-unit usaha milik UAD yang berbasis keilmuan akan terus kita dorong dan kembangkan sehingga dapat memperkuat finansial kami, selain akan berdampak pada proses industri dan ekonomi kreatif yang bisa untuk mengembangan berbagai bidang ilmu,” ujarnya.
Muchlas dilantik sebagai Rektor UAD periode 2019-2023 oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir di Gedung Amphitarium, Kampus UAD Ringroad Selatan, Tamanan, Bantul, pada Rabu (9/10/2019).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
JIKFP 2026 di Sleman City Hall menghadirkan 50 desainer dan lebih dari 600 model anak-remaja dari Indonesia, Timor-Leste, dan Malaysia.
Kementerian PU meninggikan jalan Semarang-Demak dan membangun infrastruktur pengendali banjir untuk mengantisipasi rob jelang Nataru 2026/2027.
Pemprov Jateng mencatat 200.815 UMKM telah bersertifikat halal. Penguatan ekosistem halal didorong untuk mendukung pariwisata ramah Muslim.
Kota Callao di Peru membangun patung Paus Leo XIV setinggi 14 meter menjelang kunjungan sang paus pada 11–17 November 2026.
Erdogan meminta Trump mengakhiri ketegangan AS-Iran melalui diplomasi. Pemerintahan AS dilaporkan terbelah soal kelanjutan konflik.
Badai musim dingin merendam 70.000 tenda pengungsi Palestina di Gaza. Ribuan warga terancam penyakit dan kehilangan tempat berlindung.