Hari Pertama Bulan Tertib Jalan, Satpol PP DIY Bongkar Ratusan Reklame Ilegal
Petugas Satpol PP DIY menertibkan setidaknya ratusan buah sampah visual berupa spanduk, banner, dan rontek tak berizin di tiga titik.
Ilustrasi dana./Bisnis Indonesia-Dwi Prasetya
Harianjogja.com, SLEMAN—Tahun ini, Dana Keistimewaan (Danais) sebesar Rp17 miliar sudah dimanfaatkan Dinas Kebudayaan (Disbud) untuk membiayai beragam kegiatan pelestarian budaya di Bumi Sembada.
Bendahara Pengeluaran Pembantu Disbud Sleman, Muh Yasir mengatakan tahun ini anggaran Danais untuk Disbud Sleman sejatinya dianggarkan sebesar Rp52 miliar. Namun lantaran proyek Taman Budaya Sleman diundur, maka anggaran pun hanya cair sebesar Rp17 miliar.
Anggaran awal Danais tahun ini sebenarnya direncanakan paling banyak untuk pembangunan Taman Budaya Sleman. Namun karena pembebasan tanah untuk taman budaya tersebut urung dilakukan tahun ini, maka anggarannya pun dipangkas.
Dia mengatakan anggaran untuk pembebasan lahan pembangunan Taman Budaya diperkirakan sebesar Rp30 miliar.
Soal pemanfaatan anggaran Danais tahun ini sebesar Rp17 miliar, kata dia, banyak dipakai untuk membiayai sejumlah kegiatan upaya pelestarian kebudayaan. Di antaranya kegiatan Festival Sumbu Imajiner, pemeliharaan benda cagar budaya, dan sejumlah kegiatan merti dusun.
Meski begitu dari anggaran Rp17 miliar tersebut, masih ada kemungkinan bertambah sampai akhir tahun. "Tetapi bertambah tidak banyakk, paling sekitar ratusan juta rupiah," kata Yasir, Kamis (17/10/2019).
Sekadar catatan, besaran Danais untuk Sleman tahun ini lebih besar ketimbang tahun lalu yang hanya sebesar Rp13,7 miliar.
Kepala Seksi (Kasi) Sejarah Nilai dan Tradisi Budaya Disbud Sleman, Anas Mubakkir mengatakan anggaran danais juga digunakan untuk pelestarian Warisan Budaya Tak Benda (WBTB). Secara rutin, dinasnya menggelar kegiatan-kegiatan atraksi budaya yang masuk WBTB. "Dalam sekali kegiatan seperti atraksi budaya itu pengeluarannya bisa sampai Rp26 juta. Itu pakai Danais," kata Anas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Petugas Satpol PP DIY menertibkan setidaknya ratusan buah sampah visual berupa spanduk, banner, dan rontek tak berizin di tiga titik.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 14 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur, tersedia keberangkatan pagi sampai malam.
Kemenkop mempercepat operasional 37 ribu Kopdes Merah Putih dan menyiapkan Inpres untuk penguatan ekonomi desa.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 14 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta, tersedia keberangkatan pagi sampai malam hari.
Siswa kelas II SD meninggal dunia usai tertimpa patung di Museum Ronggowarsita Semarang saat mengikuti wisata rombongan sekolah.
PP Tunas memungkinkan perubahan status risiko TikTok, Roblox, dan YouTube jika lolos evaluasi perlindungan anak digital.