Kasus Bertambah, Cek Data Covid-19 di DIY 18 Maret
Kasus Covid-19 di DIY kembali melonjak. Pada Kamis (18/3/2021), gugus tugas setempat melaporkan penambahan kasus baru sebanyak 257.
Para pengrawit tengah tampil dalam rangkaian upacara adat Baritan Mur Sinung di Dusun Taruban Kulon, Desa Tuksono, Kecamatan Sentolo, Minggu (20/10/2019).-Harian Jogja/Jalu Rahman Dewantara
Harianjogja.com, KULONPROGO—Warga Dusun Taruban Kulon, Desa Tuksono, Kecamatan Sentolo menyelenggarakan upacara adat Baritan Mur Sinung. Tradisi yang rutin digelar tiap bulan Sapar berdasarkan penanggalan Jawa itu bertujuan sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan atas limpahan hasil bumi dan juga sebagai media untuk memanjatkan doa keselamatan.
“Hikmahnya masyarakat bisa tenteram dan apa yang dicita-citakan tercapai,” ungkap Ketua Pelaksana Upacara Adat Baritan, Dusun Taruban Kulon, Sugiman, di sela-sela kegiatan, Minggu (20/10/2019). Dia menerangkan kegiatan itu sama seperti sedekah bumi.
Warga berkumpul di satu titik dan berdoa bersama. Setelah itu membagikan sedekah ke masyarakat. Seusai membagikan sedekah warga akan pulang membawa berkat. Kepulangan itu lantas diberi nama Baritan atau bali irit iritan. Dalam bahasa Indonesia artinya pulang beriringan.
Ketua Umum Upacara Adat Baritan, Dusun Taruban Kulon, Wakit Surahman, mengatakan Baritan Mur Sinung dilaksanakan selama sepekan. Diawali prosesi pembersihan dua sendang yang ada di dusun tersebut, yakni Sendang Mur Sinung dan Ngipik Sari pada Minggu (13/10). Kemudian dilanjutkan Tahlilan, Mujahadah, dan penampilan Kesenian Islami Dhiba\' Becike Rukun pada Sabtu (19/10).
Pada Minggu (20/10), acara diisi pentas Karawitan Laras Wiromo, Kendhuri dan Dhahar Kembul, Bregada Ronggo Jayan, dan Kesenian Oglek Sinung Budoyo. Kegiatan ini ditutup Pagelaran wayang Golek berlakon Sugriwa Subali dengan Dalang Ki Haryanto A. Juwono.
Wakit mengatakan kegiatan ini bukan hanya untuk menyampaikan rasa syukur kepada Tuhan. Lebih dari itu, ini sebagai upaya melestarikan tradisi leluhur. Ditambah pengenalan seni tradisional kepada generasi muda khususnya anak-anak di Dusun Taruban Kulon.
Kepala Bidang Pengembangan Kapasitas Dispar DIY Wardoyo mengatakan jawatannya memberi bantuan dari Dana Keistimewaan DIY dalam penyelenggaraan itu. Selain di Taruban Kulon, danais juga disalurkan ke daerah-daerah lain di DIY yang berpotensi untuk dikembangkan wisata budayanya.
Diharapkan bantuan tersebut bisa menjadi sebuah kekuatan untuk kemajuan wisata. Namun, penguatan wisata tak bisa hanya mengandalkan bantuan dari Pemerintah Daerah DIY. Perlu ada sinergitas dengan kabupaten dan kota di DIY. (Jalu Rahman Dewantara)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus Covid-19 di DIY kembali melonjak. Pada Kamis (18/3/2021), gugus tugas setempat melaporkan penambahan kasus baru sebanyak 257.
WhatsApp luncurkan fitur kirim foto terbaru di iPhone tanpa tutup ruang chat. Simak tampilan menu Recents baru khusus pengguna iOS.
Liverpool dan Adidas meluncurkan jersey kandang musim 2026/2027 bernuansa retro era juara liga 1989-90 dengan teknologi CLIMACOOL+.
Gerakan tersebut diwujudkan melalui implementasi aplikasi STUPA, yaitu layanan keuangan digital berbasis aplikasi uang elektronik.
Kulonprogo masih aman dari kekeringan di awal kemarau 2026. BPBD siaga droping air bersih diperkirakan mulai Agustus.
Subaru membatalkan mobil listrik internal setelah laba operasional anjlok 90 persen akibat tekanan tarif impor Amerika Serikat.