Bantul Prioritaskan Lima Layanan Dasar Meski Fiskal Daerah Terbatas
Pemkab Bantul memprioritaskan pendidikan, kesehatan, jaminan sosial, infrastruktur, dan keamanan di tengah keterbatasan fiskal melalui efisiensi anggaran.
Kepala Dinas Kebudayaan Gunungkidul, Agus Mantara menunjukkan bakmi Jawa asli Gunungkidul. /Istimewa.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Sebanyak 2.025 porsi bakmi Jawa akan dibagikan gratis kepada masyarakat dalam Gebyar Warisan Budaya Takbenda (WBTB) 2025 bertajuk “Gunungkidul Lautan Bakmi” yang digelar 11 Desember 2025 di Taman Budaya Gunungkidul.
Pembagian bakmi digelar sebagai simbol kebersamaan sekaligus pelestarian kuliner tradisional. Acara ini menonjolkan identitas budaya Gunungkidul melalui sajian Bakmi Jawa yang telah menjadi bagian penting masyarakat setempat.
Selain kuliner, Gebyar WBTB 2025 menghadirkan hiburan tradisional seperti tari tayub, musik campursari, serta penampilan bintang tamu Niken dan Mbah Baut. Perpaduan kuliner dan kesenian ini diharapkan menarik minat generasi muda untuk ikut melestarikan budaya lokal sekaligus menguatkan kecintaan masyarakat terhadap warisan budaya.
Kepala Dinas Kebudayaan Gunungkidul, Agus Mantara menyampaikan, pembagian ribuan porsi bakmi itu sebagai ikon tahun penyelenggaraan sekaligus simbol kebersamaan dalam merayakan kekayaan kuliner tradisional wilayahnya yang telah mengakar kuat di masyarakat, khususnya Bakmi Jawa.
"Acara ini adalah bentuk pelestarian kuliner khas sekaligus ajang merayakan identitas budaya Gunungkidul,” ujarnya, Minggu (7/12/2025).
Tak hanya menawarkan lautan bakmi, agenda ini juga dibalut berbagai hiburan tradisional seperti tari tayub, musik campursari, hingga penampilan bintang tamu Niken dan Mbah Baut. Perpaduan kuliner dengan kesenian tradisional diharapkan menghadirkan suasana hangat dan menarik minat generasi muda.
"Dengan pentas seni dan pesta kuliner kami mengajak generasi muda untuk ikut melestarikan kebudayaan asli mereka," katanya.
Dinas Kebudayaan berharap momentum ini menjadi ruang apresiasi bagi pelaku seni dan pegiat kuliner, sekaligus memperkuat kecintaan masyarakat terhadap warisan budaya lokal. Masyarakat diajak hadir, menikmati 2.025 porsi bakmi yang disajikan dan ikut memeriahkan Gebyar WBTB 2025 sebagai bagian dari upaya bersama merawat budaya dari waktu ke waktu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Bantul memprioritaskan pendidikan, kesehatan, jaminan sosial, infrastruktur, dan keamanan di tengah keterbatasan fiskal melalui efisiensi anggaran.
Akademisi UPN Veteran Yogyakarta menilai paparan Prabowo dalam Sarasehan Kebangsaan memperjelas arah pembangunan, ideologi, dan kemandirian ekonomi.
Festival Ketoprak Kulonprogo diikuti 12 kapanewon sebagai upaya melestarikan budaya di tengah efisiensi anggaran melalui Dana Keistimewaan DIY.
Menteri Wihaji meminta Tim Pendamping Keluarga memperkuat penanganan stunting di Sleman saat Harganas ke-33 melalui pendampingan langsung masyarakat.
Hasil kualifikasi Moto3 Belanda 2026 menempatkan Veda Ega Pratama di posisi ketujuh setelah lolos dari Q1. Maximo Quiles merebut pole position.
Pemkab Temanggung merintis program SMP negeri gratis mulai 2027 dengan bantuan Rp300 ribu per siswa sebagai langkah menuju pendidikan gratis.