Nasabah Bersaldo Jumbo di DIY Bertambah
LPS catat simpanan besar DIY capai Rp15,95 triliun, namun kredit melambat akibat rendahnya permintaan.
Para pesera JIHW tahun lalu./Istimewa
Harianjogja.com, SLEMAN—Jogja International Heritage Walk (JIHW) kembali digelar tahun ini. Rencananya, event yang sudah kali ke-11 digelar itu bakal diselenggarakan di Candi Prambanan dan Desa Wisata Pancoh, Kecamatan Turi, Sleman, 16-17 November mendatang.
Marketing Communication The 11th JIHW Salima Canthika Putri Suroto mengatakan acara yang masuk dalam One of 100 Best National Event tersebut bertujuan mengajak masyarakat luas untuk mencintai dan menikmati kegiatan jalan kaki nonkompetisi. “Konsep nonkompetisi merupakan sebuah terobosan berolahraga, di mana semua orang tanpa terkecuali bisa ikut serta,” kata dia melalui rilis yang diterima Harianjogja.com, Senin (21/10/2019).
Salah satu hal yang selama ini jadi ciri khas JIHW, kata Salima adalah perpaduan antara konsep pariwisata, budaya, pendidikan dan pelestarian alam, selain tentunya aspek kesehatan, pendidikan, dan komunikasi. “Karena dalam JIHW ada sub-event bernama Edutrip; gerakan sadar lingkungan melalui kampanye Save the Nature; mengenal lebih dekat nilai warisan budaya; dan juga kegiatan ekonomi dan pariwisata,” ucap Salima.
Tahun ini, diakui dia sudah sekitar 250 peserta dari 19 negara telah mendaftarkan diri. Bagi peserta mengikuti JIHW selama dua hari, panitia menyediakan tambahan minuman dingin di Prambanan dan kelapa muda di Turi. Uniknya, peserta akan diberi kreweng (koin tanah liat) untuk ditukarkan dengan minuman menyegarkan tersebut. “Jika peserta mampu menyelesaikan rute yang dipilih, baik lima kilometer, 10 kilometer maupun 20 kilometer, mereka akan mendapatkan medali finisher JIHW,” ucap dia.
Adapun untuk mengangkat tema pendidikan dan pelestarian alam, JIHW menggandeng berbagai komunitas terkait. Edukasi tentang peninggalan budaya dan juga kecintaan terhadap alam sekitar sangat baik diajarkan sejak usia dini. “Itulah sebabnya, JIHW menargetkan pelajar TK, SD, SMP dan SMA/SMK untuk hadir dalam kegiatan sub-event pada Sabtu [16/11/2019] di Lapangan Mandala Garuda, kompleks Candi Prambanan,” kata dia.
Bagi peserta yang ingin mendaftar atau sekadar mengetahui informasi lebih lanjut, panitia mempersilakan untuk mengunjungi laman www.jogjaheritagewalk.com atau langsung mendaftar ke sekretariat JIHW. Pendaftaran akan ditutup pada 10 November 2019. "Untuk lebih jelasnya, bisa menghubungi nomor telepon 0812-2924-6979 atau kunjungi Instagram @jogjawalking dan Facebook Jogja International
Heritage Walk," ucap Salima.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
LPS catat simpanan besar DIY capai Rp15,95 triliun, namun kredit melambat akibat rendahnya permintaan.
Perdagangan hewan kurban di Bantul naik jelang Iduladha 2026. Kambing paling diminati, omzet pedagang diprediksi melonjak.
Indomobil eMotor hadirkan 4 motor listrik di Jogja. Adora, Tyranno, Sprinto tawarkan fitur modern mulai Rp25 jutaan.
Arema FC hajar PSBS Biak 5-2 di Bantul. Joel Vinicius dan Dalberto cetak brace, trio Brasil jadi kunci kemenangan.
Kasus daycare Jogja, 32 anak mulai divisum. Dugaan kekerasan fisik dan psikis, korban diperkirakan capai 130 anak.
Dua ASN Kementerian PU dipanggil dari luar negeri karena dugaan suap dan pelanggaran etik. Menteri PU tegaskan disiplin.