Perkosa Pacar di Bawah Umur, Pemuda Wonogiri Ancam Sebar Video
Polres Wonogiri menangkap pemuda 18 tahun yang diduga melakukan kekerasan seksual dan memeras korban dengan ancaman penyebaran rekaman.
Nelayan beraktivitas di sekitar karamba budi daya ikan air tawar di Danau Rawa Pening, Desa Asinan, Bawen, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Selasa (2/7/2019)./ANTARA-Aji Styawan
Harianjogja.com, JAKARTA — DIY akan menjadi lokasi penanaman modal kerja sama perikanan Indonesia dan Norwegia. Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menargetkan investasi US$50 juta atau setara Rp703,8 miliar dalam skema business to business (B to B) antara Indonesia dengan Norwegia menyusul meningkatnya kerja sama di bidang budi daya perikanan yang berkelanjutan.
"Yang B to B targetnya 50 juta [dolar AS] dari Norwegia saja," ujar Direktur Jenderal Perikanan Budidaya Slamet Soebjakto di sela-sela seminar bertajuk Sustainable Aquaculture bersama Kedutaan Besar Norwegia di Hotel Raffles, Jakarta, Senin (21/10/2019).
Target investasi itu berasal dari kerja sama antara konsorsium perusahaan Indonesia yang dipimpin PT El Rose Brothers dengan perusahaan Sterner AS asal Norwegia yang diteken pada kegiatan Trade Expo Indonesia (TEI) 2019, Rabu pekan lalu.
Perjanjian ini merintis jalan bagi investasi yang cukup signifikan dalam mengembangkan bisnis budi daya perikanan (onshore fishfarming) berbasis teknologi recirculating aquaculture system (RAS) di Indonesia. Teknologi RAS merupakan komponen penting dalam produksi makanan yang rendah karbon dan berkelanjutan di masa mendatang.
Fasilitas berbasis teknologi RAS milik Sterner memungkinkan produksi berdasarkan jaminan kualitas, keterlacakan, dan pertumbuhan terkelola untuk menciptakan lingkungan yang nol pemborosan dan rendah karbon.
"RAS bisa tingkatkan produktivitas hingga 100 kali lipat sehingga sangat efisien. Teknologi ini yang kita akan adopted karena banyak keuntungannya, seperti termasuk peningkatan produktivitas, efisiensi, penggunaan lahan terbatas, air terbatas, dan bisa juga mengendalikan climate change," beber Slamet.
Adapun pembangunan fasilitas RAS yang dilakukan El Rose Brothers berada di DIYdan akan dilakukan pada 2020. "Investasi mahal, tapi produktivitas tinggi sehingga beberapa tahun bisa kembali," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Polres Wonogiri menangkap pemuda 18 tahun yang diduga melakukan kekerasan seksual dan memeras korban dengan ancaman penyebaran rekaman.
Foto terhapus permanen di HP Android atau iPhone masih bisa dipulihkan. Simak 5 cara mengembalikan foto hilang dengan mudah dan aman.
DeadSquad, Jasad, dan Death Vomit mengungkap masalah serius saat tur Eropa. Konser di Irlandia dan Inggris batal akibat dugaan kelalaian promotor.
Harga emas Antam di Pegadaian hari ini, Selasa 18 Agustus 2026, turun Rp18.000. Cek harga jual dan buyback semua ukuran.
Perjuangan Indonesia di BWF World Championships 2026 hari kedua: Jonatan Christie hadapi Matthias Kicklitz, tiga ganda campuran juga bertanding. Jonatan buru po
Polres Gunungkidul kembali membuka layanan SIM Keliling. Berbagai inovasi layanan disiapkan guna mempermudah masyarakat di wilayah Bumi Handayani dalam mengurus