201 Balita Stunting di Kota Magelang Terima Bantuan Pangan
Pemkot Magelang menyalurkan bantuan pangan kepada 201 balita stunting sekaligus mencanangkan Gerakan Stop Boros Pangan.
Ketua Panitia JVWF 2019, Tjahjo Widjojono dan Pemimpin Redaksi Harian Jogja, Anton Wahyu Prihartono di Kantor Harian Jogja, Kamis (31/10/2019). /Harian Jogja-Nina Atmasari
Harianjogja.com, JOGJA-- Ada yang menarik di perhelatan Jogja Volkswagen Festival (JVWF) 2019 yang akan digelar pada 9-10 November 2019 di Jogja Expo Center. Sebuah mobil balap VW asal Jepang akan turut dipamerkan.
Ketua Panitia JVWF 2019, Tjahjo Widjojono mengungkapkan mobil balap tersebut buatan tahun 1952 dengan kapasitas mesin 2180 CC. "Oleh pemiliknya di sana dulu dipakai untuk balap, tetapi di sini hanya boleh dipamerkan, tidak digunakan di jalan," jelas Tjahjo, saat berkunjung ke Harian Jogja, Kamis (31/10/2019).
Selain mobil tersebut, ada satu lagi VW asal Belgia, menambah deretan 100 mobil VW tanah air yang dipamerkan sepanjang acara. Khusus tahun ini, ada sebuah mobil Phorsche yang ikut ditampilkan, berjenis Phorsche 64 Berlin Roma. Namun, mobil tersebut hanya berupa prototype.
Dalam perhelatan dua tahunan ini, panitia menargetkan pengunjung mencapai 20.000 orang, meningkat dari sebelumnya sebanyak 16.000 orang. Sebanyak 1.000 penonton di antaranya merupakan warga asing yang berasal dari Malaysia, Australia, Jerman, Jepang dan Belgia. Pengunjung yang masuk akan dikenakan tiket masuk Rp50.000 per orang.
Tak hanya menyaksikan deretan mobil unik tersebut, pengunjung juga akan dihibur dengan penampilan Endank Soekamti pada hari pertama. Di hari kedua, ada Godfather of Brokenheart, Didi Kempot yang akan mengajak penonton menjadi "Sobat Ambyar".
Puncaknya, panitia menyediakan sebuah mobil VW Kodok tahun 1974 untuk hadiah lucky draw. "Mobil ini sangat istimewa, harganya bisa melambung tinggi di kalangan penggemarnya," kata Tjahjo.
Pemimpin Redaksi Harian Jogja, Anton Wahyu Prihartono mengungkapkan Harian Jogja mendukung JVWF 2019 sebab acara tersebut akan meramaikan pariwisata di Jogja. "Para pengunjung yang datang akan mengunggah foto-foto dan kegiatan ini di media sosial sehingga mempromosikan Jogja," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkot Magelang menyalurkan bantuan pangan kepada 201 balita stunting sekaligus mencanangkan Gerakan Stop Boros Pangan.
Job fair khusus disabilitas digelar di BLK Wates, Kulonprogo, 27 Agustus 2026. Sebanyak 10 perusahaan membuka 161 posisi pekerjaan.
Mantan Ketua Dewan Kebudayaan Sleman, Dwijo, mendorong Taman Budaya Sleman menjadi pusat informasi komprehensif potensi budaya.
Regrouping SDN Hargomulyo ditolak warga. DPRD Kulonprogo meminta Disdikpora, sekolah, dan wali murid duduk bersama mencari solusi.
Dinsos Sleman mengimbau warga memperbarui data desil melalui Perlinsos sebelum 31 Agustus 2026. Ada 2.940 agen di 86 kalurahan.
Event 21–23 Agustus 2026 di Sleman dan DIY dinilai mendorong hotel, kuliner, transportasi, dan UMKM lokal.