Viral Meteor Hijau Melintas di Langit Jogja, Ini Penjelasan BRIN
Meteor hijau yang viral di langit Jogja dipastikan BRIN merupakan batuan antariksa. Simak penjelasan ilmiah soal warna, dentuman, dan lintasannya.
Ilustrasi jalan tol./JIBI-Nicolous Irawan
Harianjogja.com, JOGJA-- Rest area dipastikan bakal dibangun untuk menunjang keberadaan jalan tol Solo-Jogja-Yogyakarta International Airport (YIA).
Gubernur DIY Sri Sultan HB X mengakomodasi keinginan Pemkab Sleman terkait keberadaan rest area di kawasan tol di Sleman. Namun rest area tersebut ditegaskan bukan bagian dari investasi tol sehingga menjadi milik Pemda DIY.
HB X membenarkan proses lelang tol Jogja-Bawen dan Jogja-Solo saat ini telah berjalan dan dilakukan pemerintah pusat. “[Penanganan] Itu pusat, bukan kita [daerah],” katanya seusai melantik Bupati Kulonprogo di Kepatihan, Kamis (7/11/2019).
Dimintai tanggapan terkait keinginan Pemkab Sleman terkait adanya rest area, HB X mengatakan hal itu bisa diakomodasi. Dengan catatan rest area tersebut bukan bagian dari investasi, sehingga bisa dimanfaatkan untuk warga lokal memasukkan produk UMKM.
“Ya nanti ada rest area hanya rest area bukan yang investasi [milik] pengusaha tol, tapi [rest area milik] pemda [DIY],” ucapnya.
Sultan menyatakan kesiapannya jika Pemda DIY harus mengadakan lahan untuk rest area tersebut. “Iya [pengadaan lahan dari pemda DIY],” ujarnya.
Sultan menambahkan, Pemda DIY sudah memiliki kesepakatan terkait keberadaan rest area yang dikelola daerah ini. Karena standarnya sekitar 20 kilometer tol hanya ada satu titik rest area, maka kemungkinan di wilayah DIY hanya ada satu lokasi saja.
Salah satu titik yang memungkinkan jika ditarik dari arah Solo adalah kawasan Ringroad utara Maguwoharjo yang kemungkinan bisa menjadi lokasi rest area.
“Kita sudah punya kesepakatan nanti di situ ada, rest area hanya 20 kilometer, Jogja hanya satu kalau 20 kilometer, hanya [kemungkinan] di dekat Lotte Mart [Maguwoharjo], kalau dari Solo 20 kilometer di situ, setelah itu ada nanti kan masuk Jawa Tengah, kan gitu,” katanya.
Raja Kraton Ngayogyakarta ini tak mempersoalkan jika butuh sekitar dua hektare untuk rest area, selama lahan milik masyarakat bersedia dibebaskan. “Ya enggak apa-apa, yang penting kan masyarakatnya boleh membebaskan, kan selesai,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Meteor hijau yang viral di langit Jogja dipastikan BRIN merupakan batuan antariksa. Simak penjelasan ilmiah soal warna, dentuman, dan lintasannya.
Disdikpora Bantul memetakan 22 sekolah yang kekurangan murid pada 2026/2027. Regrouping dikaji setelah evaluasi MPLS selesai.
Psikolog Vera Itabiliana membagikan tips membantu anak beradaptasi di sekolah baru serta pentingnya peran orang tua dan guru saat MPLS.
Komdigi mencatat 6,8 juta warga telah registrasi kartu SIM biometrik pada Januari-Juli 2026 untuk mencegah penyalahgunaan NIK dan kejahatan digital.
PKB DIY menggelar aksi Green Party di Kulon Progo saat Harlah ke-28 melalui pembagian sembako, pelatihan eco printing, dan edukasi lingkungan.
BPOM menemukan 14 kosmetik berbahaya mengandung merkuri, hidrokuinon hingga asam retinoat. Berikut daftar produk dan risiko kesehatannya.