Puluhan Mahasiswa UNJ Kunjungi Harian Jogja
Sebanyak 63 mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) bersama tiga dosen pendamping mengunjungi kantor Harian Jogja di Jalan AM Sangaji, Jogja, Kamis (21/5)
Para pelajar memainkan biji dakon dalam lomba dakon atau congklak yang digelar History of Java Museum di Jalan Parangtritis, Sewon, Bantul, Sabtu (16/11/2019). /Harian Jogja- Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, BANTUL-- Ribuan pelajar dari berbagai tingkatan di Bantul mengikuti lomba dakon atau congklak yang digelar di History Of Java Museum, Jalan Parangtritis, KM 5,5, Sewon, Bantul. Festival Akbar Dakon Competition tersebut digelar sebagai salah satu upaya menumbuhkan kembali permainan tradisional sekaligus sebagai wahana pengembangan karakter pelajar di tengah gencarnya permainan berbasis teknologi.
“Permainan tradisional dakon ini banyak manfaatnya, bisa melatih anak untuk jujur, bekerjasama, dan adu strategi karena kalau berhenti di lubang yang kosong akan mati,” kata Ketua Penyelenggara Lomba Dakon, Ki Bambang Widodo, disela-sela lomba.
Selain itu, kata Bambang, permainan dakon juga dapat melatih anak untuk belajar gotong royong dan berinteraksi dengan teman. Sebab, permainan dakon mengharuskan lawan main sehingga ada proses komunikasi selama proses permainan. Hal itu menurutnya penting dilestarikan untuk mengalihkan sementara ketergantungan pada gadget yang cenderung egois dan individualis.
“Paling tidak, dalam permainan dakon ini ada lawan bermain untuk komunikasi. Kami ingin bagaimana permainan tradisional ini dapat membentuk karakter anak untuk jujur bisa dihidupkan kembali,” ujar Bambang, yang juga pengurus Badan Musyawarah Museum (Bahramus) DIY ini.
Total peserta yang ikut dalam lomba tersebut sekitar 2.200 anak yang terdiri dari siswa sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), sekolah menengah atas (SMA) dan sekolah menengah kejuruan (SMK). Selain itu ada juga kategori umum.
Jumlah peserta itu masih kalah dengan festival dakon yang digelar di Surabaya, Jawa Timur. Namun Bambang bangga ribuan siswa dapat hadir dan mengikuti perlombaan permainan tradisional tersebut. Lomba dakon memperebutkan piala bupati Bantul tersebut akan berlangsung selam empat hari ke depan.
Sejumlah stan makanan tempo dulu juga dihadirkan selama proses perlombaan. Bambang menyatakan lomba tersebut diharapkan menjadi titik awal bagi History f Java Museum untuk menggelar melestarikan permainan tradisional. Selanjutnya museum tersebut akan menggelar perlombaan permainan tradisional lainnya.
Salah satu peserta lomba, Nurisna Febiati mengaku senang bisa ikut dalam perlombaan tersebut. Siswi kelas lima SD Peni Palbapang Bantul ini mengaku sudah terbiasa bermain dakon sejak kelas tiga. “Diajari sama ibu,” katanya.
Dalam lomba kemarin ia berhasil memenangkan pertandingan di babak pertama dengan biji dakon yang terkumpul sebanyak 57 biji atau unggul dari lawannya.
Sebagaimana diketahui permainan dakon merupakan salah satu permainan tradisional. Permainan ini dimainkan oleh dua orang dan pemenangnya adalah yang paling banyak mengumpulkan biji dakon.
Ada 16 lubang dalam permainan itu. Dua libang di antaranya adalah lubang besar sebagai lumbung atau rumah. Sementara 14 lubang kecil lainnya diletakkan biji sebanyak tujuh butir tiap lubang. Masing-masing peserta akan memainkan biji tersebut secara bergantian dan peserta yang biji terakhir jatuh pada lubang lumbung atau jatuh pada lubang kecil yang kosong maka giliran permain lawan yang bermain.
Permainan dengan searah jarum jam ini bisa menggunakan media kayu, plastik atau tanah yang diberi lubang. Sementara bijinya bisa menggunakan media apapun, seperti kacang, kerikil atau biji lainnya yang dapat digenggam.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 63 mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) bersama tiga dosen pendamping mengunjungi kantor Harian Jogja di Jalan AM Sangaji, Jogja, Kamis (21/5)
KPK memeriksa mantan Dirut Bank BJB Yuddy Renaldi sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan iklan periode 2021-2023.
Wacana pembatasan BBM subsidi untuk desil 9-10 berpotensi berdampak pada 51 juta warga kelas menengah dan calon kelas menengah.
Kejagung memastikan kasus transfer pricing PT Toba Pulp Lestari berbeda dari laporan Purbaya Yudhi Sadewa dan rugikan negara Rp2 triliun.
DPRD DIY mengingatkan warga tidak mudah percaya isu kerusuhan Agustus dan meminta masyarakat lebih cermat memilah informasi.
Prabowo meresmikan 3.395 jembatan TNI-Polri dan 3.000 sumber air bersih TNI AD di seluruh Indonesia pada 13 Agustus 2026.