Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Kadin Bantul Nilai Positif bagi Dunia Usaha
Kadin Bantul menilai dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran berdampak positif bagi dunia usaha, didukung digitalisasi UMKM dan program KUR.
Ilustrasi tanah longsor/Okezone
Harianjogja.com, BANTUL--Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) DIY, kata dia, saat ini memang sudah memasuki masa pancaroba. Pada akhir bulan, diperkirakan mulai turun hujan dengan intensitas sedang.
Itulah sebabnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul pun mengantisipasi adanya potensi tanah longsor saat musim hujan tiba dengan mengaktifkan 20 pos pantau yang diisi oleh para sukarelawan dan Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) di sejumlah desa. Mereka akan memantau kondisi tanda-tanda longsor secara fisik, salah satunya lewat rekahan tanah.
"Masing-masing sukarelawan antarpos pantau juga akan terus berkoordinasi untuk saling melaporkan jika terjadi potensi bahawa longsor, terutama yang mengancam warga. Sebab saat ini masih ada sekitar 2.235 kepala keluarga yang tinggal di zona merah rawan longsor," ucap Kepala BPBD Bantul Dwi Daryanto, Selasa (19/11/2019).
Berdasarkan data Pusdalops BPBD Bantul, selama masa pancaroba tahun lalu ada ratusan bencana alam yang terjadi, di antaranya angin kencang di 373 titik, tanah longsor di 23 titik, dahan patah tiga titik, dan pohon tumbang 80 titik. Adapun sebaran kejadian bencana terbanyak di wilayah Piyungan, Dlingo, Pleret, Imogiri, Pundong, dan Jetis.
Kepala Stasiun Klimatologi BMKG DIY Reni Kraningtyas, sebelumnya mengatakan angin kencang bisa saja terus terjadi selama akhir Oktober hingga November. Sebelum musim hujan ditandai dengan musim pancaroba. Ketika musim pancaroba, maka angin kencang dan angin puting beliung bakal sering terjadi. “Angin akan berhembus lebih kuat dari biasanya. Bahkan bisa lebih dari 25 knot atau lebih dari 45 kilometer per jam,” kata Reni.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kadin Bantul menilai dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran berdampak positif bagi dunia usaha, didukung digitalisasi UMKM dan program KUR.
Jadwal KA Bandara YIA 7 November 2026 tersedia untuk layanan reguler dan Xpress. Cek keberangkatan, kedatangan, dan waktu tempuhnya.
Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 7 November 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur. Simak waktu keberangkatan di setiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 7 November 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun dan tarif tiket Rp8.000.
FSMR ISI Jogja mengembangkan ARTI untuk menghimpun, mengelola, melestarikan, dan menyebarluaskan karya seni digital dosen serta mahasiswa.
BPS mencatat IPM DIY 2026 mencapai 83,43 atau tumbuh 1,15%. Kota Jogja mencatat nilai tertinggi sebesar 90,28.