CSR Perusahaan Bisa Dipakai Lindungi Pekerja Informal, Ini Arahan Sri Sultan
Sri Sultan Hamengku Buwono X mendorong CSR perusahaan dimanfaatkan untuk memperluas perlindungan Jamsostek bagi pekerja informal di DIY.
Ilustrasi angin kencang./JIBI
Harianjogja.com, SLEMAN- Angin kencang melanda wilayah Kaliadem, Kebonharjo, Cangkringan, Jumat (13/12/2019). Kencangnya angin mampu menghempaskan gardu penarikan parkir yang terbuat dari kayu. Secara umum, lokasi wisata tersebut dinyatakan masih aman.
Salah seorang pengelola Wisata Kaliadem Sriyono membenarkan kejadian tersebut. Dia menjelaskan, angin tiba-tiba berputar sesaat di sekitar bunker Kaliadem. "Tidak ada kerusakan signifikan, hanya TPR nya saja yang rusak. Lainnya aman, tidak ada korban luka, termasuk kendaraan yang parkir," katanya saat dihubungi Harian Jogja, Jumat (13/12/2019).
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Sleman Makwan mengatakan angin puting beliung di kawasan wisata Bungker Kaliadem terjadi sekitar pukul 16.20 WIB. Dia memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. "Hanya satu pos penarikan parkir ikut terbang," kata Makwan.
Berikut video saat detik-detik angin kencang menghajar kawasan Kaliadem. Seperti dilansir dari media Instagram Harian Jogja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sri Sultan Hamengku Buwono X mendorong CSR perusahaan dimanfaatkan untuk memperluas perlindungan Jamsostek bagi pekerja informal di DIY.
Google dikabarkan akan memindahkan seluruh produksi Pixel, smartwatch dan earbud dari China mulai 2027. India dan Vietnam menjadi basis baru.
Penelitian Berkeley Lab menemukan atap mobil perak bisa 25 derajat Celsius lebih dingin dari mobil hitam. Simak pengaruh warna terhadap panas kabin.
Ini daftar 10 orang terkaya Indonesia versi Forbes berdasarkan data real-time per 31 Agustus 2026, dari Low Tuck Kwong hingga Theodore Rachmat.
TK Negeri Gedangsari senilai Rp1,1 miliar belum dilelang. Dokumen masih direview dan harga material perlu disesuaikan.
CEO Coinbase Brian Armstrong mengkritik filantropi dan mengaku tak tertarik membuat yayasan. Ia menilai banyak lembaga amal dipengaruhi ideologi.