Pengasuh Ponpes di Wonogiri Dilaporkan Terkait Kasus Asusila
Polres Wonogiri menyelidiki dugaan kekerasan seksual berbasis gender online yang melibatkan pengasuh ponpes berinisial E.
Ilustrasi. /Antara
Harianjogja.com, SLEMAN-Kabupaten Sleman merupakan wilayah di DIY yang paling rawan terjadi kasus narkoba.
Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Sleman menyebut angka peredaran narkoba terbesar di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) berada di wilayahnya . Banyaknya kos-kosan hingga tempat hiburan malam diduga menjadi penyebabnya.
Area yang terpantau banyak peredaran narkobanya berada di Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman,. Tercatat, banyak pendatang di daerah tersebut karena adanya perguruan tinggi.
"Khususnya di Kecamatan Depok yang terdapat banyak perguruan tinggi, area kos-kosan hingga tempat hiburan malam," Kepala BNNK Sleman, AKBP Siti Alfiah seperti dilansir dari Okezone.com-jaringan Harianjogja.com, Sabtu (21/12/2019).
Untuk mengatisipasi hal itu, BNNK Sleman melakukan sosialisasi program Pencegahan dan Pemberanasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). Pihaknya banyak menemukan warga pendatang yang membawa narkoba berada di kos-kosan yang tidak dijaga oleh pemiliknya.
“Fenomena ini lantaran banyaknya mahasiswa, warga pendatang serta area kos-kosan tanpa induk semang hingga tempat hiburan malam juga menjadi faktor peredaran gelap narkoba di Sleman cukup tinggi. Untuk mengurangi permintaan dan pasokan narkoba, kami terus melaksanakan program P4GN," ucap Alfiah.
BNNK juga terus melakukan sosialisasi ke tempat-tempat hiburan malam. Operasi rutin disertai tes urine di tempat hiburan juga terus dilakukan.
"Sedangkan pemberantasan narkoba di Sleman, kami juga telah melakukan sosialisasi, operasi hingga tes urine di tempat hiburan,” ucapnya.
Upaya pemberantasan lainnya terus dilakukan oleh polisi. Sindikat narkoba di Indonesia dinilai mempunyai banyak cara untuk mengelabuhi petugas. Bahkan banyak peredaran narkoba yang berasal dari dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas).
“Saat di dalam lapas, pengguna pengedar dan bandar bisa saja berinteraksi. Setelah bebas, yang awalnya hanya pengguna, pulang bukan sembuh malah jadi pintar. Yang jadinya bukan bandar, saat bebas justru dikendalikan dari dalam,” kata Alfiah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : iNews.id
Polres Wonogiri menyelidiki dugaan kekerasan seksual berbasis gender online yang melibatkan pengasuh ponpes berinisial E.
Jadwal KRL Solo-Jogja Selasa 28 Juli 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta. Cek 12 jadwal perjalanan dan tarif tetap Rp8.000.
Kemkomdigi meminta publik melihat utuh pernyataan Presiden Prabowo soal "londo ireng" dan menegaskan tidak ditujukan kepada profesi atau kelompok tertentu.
Jadwal KRL Jogja-Solo Selasa 28 Juli 2026 tersedia dengan 15 perjalanan. Tarif tetap Rp8.000 dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur.
Megawati Soekarnoputri meresmikan Monumen Peristiwa Kudatuli di Kantor DPP PDIP dan mengajak generasi muda tidak melupakan sejarah perjuangan bangsa.
Polres Bantul menyita 307 botol miras berbagai merek dari 14 lokasi dalam operasi KRYD untuk menekan peredaran minuman keras ilegal.