Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Kepala BNN Kota Jogja, AKBP Khamdani (dua dari kiri) berbicara dalam Laporan Akhir Tahun BNN Kota Jogja 2019, di Kantor BNN Kota Jogja, Senin (23/12/2019)./Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, JOGJA—Sepanjang tahun ini, Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Jogja mengungkap tiga kasus penyalahgunaan narkotika. Dari ketiga kasus itu, satu orang hingga kini masih buron.
Kepala BNNK Jogja, AKBP Khamdani, mengatakan ketiga kasus itu masing-masing dengan tersangka AF alias Ambon yang dinyatakan positif mengonsumsi Tetrahydrocannabinol (THC); LAP dan VTA; dan TM. Dari ketiga kasus itu, AF dan VTA diproses rehabilitasi, dan LAP diproses tahap I. “Sedangkan untuk TM, saat ini masih buron,” kata dia saat menggelar rilis Laporan AKhir Tahun BNNK Jogja 2019, di Kantor BNNK Jogja, Senin (23/12/2019).
Dia mengatakan narkoba jadi ancaman serius bagi masa depan bangsa. Pasalnya, generasi muda menjadi salah satu yang paling rentan terpapar narkoba.
Sebagai upaya preventif, BNNK Jogja berupaya melakukan pemberdayaan alternatif di wilayah berpotensi tinggi. Dia menjelaskan pemberdayaan alternatif merupakan pengalihan aktivitas masyarakat sasaran menjadi kegiatan positif lebih produktif, sehingga tidak mudah terpapar narkoba. "Di Kelurahan Brontokusuman, kami lakukan pelatihan barista bagi 15 orang," katanya.
Model pemberdayaan yang dilakukan adalah berdasarkan hasil diskusi bersama warga dan tokoh masyarakat setempat. Hasil diskusi di Brontokusuman disepakati pelatihan barista. Tidak berhenti di pelatihan, pihaknya juga menyalurkan peserta pada pelaku usaha seperti kafe dan hotel yang membutuhkan.
Kelurahan Brotokusuman kata dia, merupakan wilayah dengan potensi paparan narkoba paling tinggi di Kota Jogja. Meski demikian, persebaran narkoba sebenarnya hampir merata, sehingga selisih prefalensi antarwilayah tidak terlalu signifikan.
Upaya preventif lainnya adalah dengan membentuk sukarelawan sebanyak 30 orang yang tersebar di 15 insntansi pendidikan setingkat SMP baik negeri maupun swasta. Mereka akan bertugas membuat kegiatan yang berkaitan dengan Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di sekolahnya masing-masing.
Rehabilitasi
Menurut dia rehabilitasi menjadi salah satu penguat upaya perlawanan pada narkoba. Sebab jika tidak ada permintaan, niscaya bisnis narkoba pun akan melemah. Maka pihaknya menganggarkan subsidi Rp900.000 per orang untuk rehabilitasi bagi mereka yang sukarela mengajukan diri.
Direktur Informasi dan Edukasi BNN, Brigjen Purwo Cahyoko, mengatakan Indonesia menjadi pasar potensial bagi produsen dan pengedar narkoba. Pangsa pasar selalu meningkat dan harga menjanjikan. "Kondisi geografis Indonesia yang terdiri dari 80 persen laut membuat penyelundupan narkoba lebih sulit terdeteksi," katanya.
Maka upaya efektif untuk memberantas peredaran adalah pencegahan, yakni terus mengurangi permintaan. Jika tidak ada permintaan maka pasar akan sepi dan harga pun anjlok. Untuk pengguna, pihaknya lebih menekankan proses rehabilitasi ketimbang penjara, karena penjara sejauh ini tidak bisa membuat pengguna jera.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Komisi C DPRD DIY mengecek talud bronjong 74 meter di Kali Kuning Sleman sebagai antisipasi erosi dan longsor saat musim hujan.
Krisna Septiana lolos final kayak tunggal putra Asian Games Aichi-Nagoya 2026 meski finis peringkat 15 pada semifinal.
Polisi memperluas pemeriksaan kasus dugaan pungli food truck di Alkid Jogja. Hingga 30 September 2026, 14 orang telah dimintai keterangan.
Kemarau di Sleman diprediksi lebih panjang hingga Desember. DP3 meminta petani mengatur pola tanam dan mengantisipasi keterbatasan air.
Jalur pendakian Torean dan Senaru Gunung Rinjani masih ditutup sementara setelah kebakaran berdampak pada 1.098,75 hektare kawasan.