Kerangka Manusia Ditemukan di Bantul: Pernah Ada Polisi yang Menyelidiki Hilangnya Ayu Selisa

Tiga petugas kepolisian mengecek tempat penemuan kerangka manusia di Dusun Karangjati, Desa Bangunjiwo, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul, Senin (23/12/2019). - Suara/ Baktora
23 Desember 2019 16:07 WIB Kiki Luqmanul Hakim (ST16). Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL--Penemuan kerangka manusia di dalam septic tank di Bangunjiwo, Kasihan, Bantul sampai saat ini masih menjadi misteri. Pasalnya sejauh ini belum ada pihak yang mampu mengungkap identitas kerangka tersebut secara pasti.

Namun warga Dusun Karangjati, Bangunjiwo, Kasihan, Bantul, Suparno, menduga kerangka manusia itu adalah kerangka berjenis kelamin perempuan dan bernama Ayu Selisa yang hilang tanpa sebab pada 2009 lalu. 

menurut dia, Ayu adalah warga setempat, yakni istri dari Edi Susanto. Adapun Edi Susanto merupakan anak dari Waluyo, pemilik rumah sekaligus pemilik septic tank yang ditemukan kerangka.

"[Edi Susanto] yang suaminya meninggal gantung diri 50 hari yang lalu, terus istrinya hilang sejak 2009 lalu. Warga tidak ada yang tahu, karena keluarga ini cukup tertutup," kata Suparno yang juga merupakan Ketua RT setempat, Senin (23/12/2019).

"Tapi ini baru dugaan saya saja ya, belum pasti dan jangan dianggap benar dulu. Karena belum ada bukti yang kuat dari kepolisian juga," tambahnya. 

Menurutnya selama ini rumah yang ditinggali oleh tiga orang yaitu almarhum Edi Susanto, Waluyo dan juga ibunya tersebut sangat tertutup. Dirinya kata Suparno juga juga tidak pernah mendengar ada cekcok dari dalam rumah tersebut

"Lebih jelasnya, dulu itu ada empat orang yang ada di rumah itu. Waluyo, Edi dan istirnya, lalu ada orang tuanya juga. Tapi 2009 istri Edi entah ke mana. Sampai pernah ada polisi yang menyelidiki hilangnya istri Edi itu," kata dia.