Simulasi Bencana di Kepatihan Tingkatkan Kesiapsiagaan Penyelamatan
Pemda DIY gelar simulasi bencana gempa di Kompleks Kepatihan untuk tingkatkan kesiapsiagaan. ASN dilatih penyelamatan diri dan penanganan darurat di Yogyakarta.
Warga Kota Jogja bersepeda di Jl. Malioboro dalam pelaksanaan uji coba Malioboro full pedestrian pada Senin (1/12/2025). Harian Jogja/Stefani Yulindriani
Harianjogja.com, JOGJA—Lonjakan wisata Lebaran 2026 di DIY diprediksi meningkat signifikan seiring stimulus pemerintah seperti diskon transportasi hingga 30% dan kebijakan WFA. Dinas Pariwisata DIY memastikan seluruh destinasi wisata siap menghadapi arus kunjungan tersebut.
Kesiapan destinasi wisata Lebaran 2026 di DIY tidak hanya difokuskan pada jumlah kunjungan, tetapi juga pada penguatan sistem layanan, pengaturan kapasitas, serta mitigasi risiko demi menjaga kenyamanan wisatawan.
Kepala Dinas Pariwisata DIY, Imam Pratanadi, menjelaskan adanya stimulus pemerintah pada masa libur Lebaran 2026 berpotensi meningkatkan mobilitas masyarakat, baik lokal DIY maupun wisatawan Nusantara. “DIY pada prinsipnya siap menyambut lonjakan wisatawan sebagaimana yang terjadi pada liburan Natal dan Tahun Baru 2025-2026,” ujarnya, Kamis (12/2/2026).
Menurutnya, strategi utama yang dilakukan adalah memperkuat koordinasi lintas sektor guna memastikan kelancaran operasional destinasi wisata selama periode puncak kunjungan. “Melalui sinergi Pemda DIY, kabupaten/kota, kepolisian, Dinas Perhubungan, Satpol PP, pengelola destinasi, serta pelaku usaha pariwisata,” katanya.
Selain koordinasi, Dispar DIY juga melakukan optimalisasi daya tampung kawasan wisata, pengaturan parkir terpadu, manajemen antrean berbasis pengendalian kapasitas, serta peningkatan standar kebersihan dan pelayanan. “Disiapkan pula penguatan aspek keamanan dan mitigasi risiko,” ungkapnya.
Upaya peningkatan kualitas layanan wisata Lebaran 2026 di DIY turut diarahkan pada prinsip keberlanjutan agar aktivitas pariwisata tetap tertib dan ramah lingkungan. “Kami menghimbau wisatawan untuk merencanakan perjalanan dengan baik, tetap menjaga ketertiban dan kebersihan selama berada di DIY. Ini kami sampaikan melalui konten medsos dan publikasi,” kata dia.
Sebagaimana diketahui, pemerintah menghadirkan sejumlah stimulus pada momentum Lebaran 2026, di antaranya diskon transportasi lintas moda hingga 30%, kebijakan work from anywhere (WFA), serta bantuan pangan berupa 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng, yang secara simultan diperkirakan mendorong peningkatan mobilitas masyarakat ke berbagai destinasi wisata termasuk DIY.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemda DIY gelar simulasi bencana gempa di Kompleks Kepatihan untuk tingkatkan kesiapsiagaan. ASN dilatih penyelamatan diri dan penanganan darurat di Yogyakarta.
Danantara dan DPR membahas DDMF untuk mendanai proyek strategis. Tata kelola, investasi swasta, dan risiko fiskal menjadi sorotan.
Harga sayur di Pasar Beringharjo turun tajam. Pedagang menyebut cuaca mendukung dan liburnya program MBG memengaruhi permintaan.
Kemnaker membuka sertifikasi kompetensi gratis bagi alumni MagangHub 2025 Batch 3. Pendaftaran berlangsung hingga 10 Juli 2026.
PT Pegadaian (Persero) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas pers Indonesia melalui penyelenggaraan Uji Kompetensi Wartawan (UKW)
Cek jadwal Angkutan KSPN Jogja Kamis 2 Juli 2026 menuju Obelix Sea View dan Pantai Drini. Tarif mulai Rp12.000 dari Malioboro.