Lurah Concat Tersangka Tanah Kas Desa, Ini Respons KPH Yudanegara
KPH Yudanegara mengingatkan seluruh lurah di DIY agar pemanfaatan Tanah Kas Desa wajib mengantongi SK Gubernur sesuai Pergub DIY Nomor 24 Tahun 2024.
Polisi mendatangi TKP penemuan kerangka manusia di Nogotirto, Gamping pada Selasa (3/2/2026)./Istimewa -- Polresta Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN—Sebuah kerangka manusia ditemukan di rumah yang sudah lama kosong di Nogotirto, Gamping, Sleman. Identitas korban kini masih dalam proses pemeriksaan forensik melalui odontologi dan DNA di RS Bhayangkara.
Menurut Kasi Humas Polresta Sleman, AKP Salamun, laporan penemuan ini diterima Polsek Gamping pada Selasa (3/2/2026) sekitar pukul 15.30 WIB. Petugas segera mendatangi lokasi bersama Tim Inafis untuk olah TKP.
Penemuan kerangka bermula saat pemilik rumah, SR (60), dan anaknya, FS (21), membersihkan rumah yang sudah lama tidak dihuni. Mereka menemukan sepeda motor dan helm berdebu, yang menimbulkan kecurigaan. Selanjutnya, mereka menghubungi ketua RT untuk ikut memeriksa kondisi rumah.
Saat pengecekan di lantai atas, saksi menemukan kerangka manusia di depan pintu kamar tidur. Penemuan ini kemudian dilaporkan ke Polsek Gamping, dan kerangka dibawa ke RS Bhayangkara untuk pemeriksaan lebih lanjut.
"Saat ini, identitas korban masih dalam proses identifikasi forensik melalui odontologi dan DNA. Pemeriksaan awal menunjukkan tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tulang belulang," jelas Salamun, Kamis (5/2/2026).
Polresta Sleman terus melakukan pendalaman kasus dengan memeriksa saksi dan berkoordinasi dengan pihak rumah sakit untuk memastikan identitas dan penyebab kematian korban.
"Kami mengimbau masyarakat tetap tenang, tidak berspekulasi, dan mempercayakan proses penyelidikan sepenuhnya kepada pihak kepolisian," tegas Salamun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KPH Yudanegara mengingatkan seluruh lurah di DIY agar pemanfaatan Tanah Kas Desa wajib mengantongi SK Gubernur sesuai Pergub DIY Nomor 24 Tahun 2024.
BMKG mengungkap penyebab banjir saat musim kemarau 2026, mulai gelombang Rossby Ekuator, MJO, El Nino hingga faktor lingkungan.
Menkeu Purbaya memastikan rupiah tembus Rp18.000 per dolar AS belum mengganggu pembayaran utang pemerintah. BI terus memperkuat intervensi.
KPK menduga Silmy Karim menerima Rp100 juta per pekan dari pengurusan izin tinggal WNA. Delapan orang telah ditetapkan sebagai tersangka.
Fakultas Kedokteran UIN Sunan Kalijaga resmi dibuka. Menag Nasaruddin Umar menargetkan UIN Suka menjadi pusat sains dan peradaban Islam modern.
Menteri PKP Maruarar Sirait ungkap lonjakan KUR perumahan dan bedah rumah di Jogja. Permintaan meningkat drastis hingga 10 kali lipat.