BYD M6 Tes Jalan di Bantul, MPV Listrik Tembus 530 Km
BYD gelar test drive MPV listrik BYD M6 di Bantul. Mobil listrik keluarga ini diklaim mampu menempuh 350 km sekali cas.
Wisatawan berswafoto di Bukit Mojo, Gumelem, Mangunan, Bantul./ Ist./ FIKOMM UMBY
Harianjogja.com, BANTUL—Jumlah kunjungan wisatawan ke Mangunan dan sekitarnya selama libur Natal dan Tahun Baru 2020 menurun dibandingkan momen liburan yang sama di tahun lalu.
Berdasarkan data dari Koperasi Notowono yang merupakan wadah bagi pengelola wisata Mangunan dan sekitarnya, total pengunjung kawasan wisata di Mangunan selama liburan Natal dan Tahun Baru 2020 sebanyak 184.983. Jumlah itu menurun ketimbang tahun sebelumnya yang mencapai 216.076 orang. “Penurunan sampai 14 persen dan hampir terjadi di semua objek wisata di bawah naungan Koperasi Notowono,” kata Ketua Koperasi Notowono, Purwo Harsono, saat dihubungi, Kamis (2/1/2020).
Pria yang akrab disapa Ipung itu mengatakan jumlah kunjungan itu terhitung sejak 21-31 Desember 2019. Sampai saat ini, dia mengaku belum tahu pasti penyebab penurunan kunjungan wisata perbukitan dengan panorama alam terbuka tersebut.
Namun dia menduga karena beberapa faktor di antaranya adalah tren wisata alam sejak dua tahun terakhir viral di berbagai tempat atau banyak wisata alam dengan panorama yang sama makin berkembang di sejumlah tempat.
Selain itu, akses jalan menuju Mangunan dan sekitarnya yang sempit juga dituding jadi salah satu biang penurunan jumlah pengunjung. Menurut Ipung, jalur Imogiri-Mangunan sebenarnya sudah lebar dan bus sudah bisa lewat, namun jalur Mangunan-Terong Dlingo-Patuk (Kabupaten Gunungkidul) sepanjang sekitar 12 kilometer masih terbilang sempit.
Terlebih adanya larangan bus turun lewat Imogiri dan diarahkan lewat Patuk memicu jalur Terong-Patuk pun kian crowded. “Jalur Terong-Patuk itu untuk papasan bus saja tidak bisa. Belum lagi masih ada beberapa titik di ruas jalan itu yang rusak,” kata dia.
Meski begitu, dia enggan menyalahkan soal kesiapan infrastruktur. Bagi dia, tren spot-spot swafoto yang ditawarkan di sejumlah objek wsiata memang tidak akan bertahan lama. Itulah sebabnya, pihaknya juga bakal mengevaluasi tren penurunan wisatawan tersebut yang kemungkinan salah satunya disebabkan kebosanan wisatawan dengan spot swafoto. “Kami mulai mengupayakan agar tidak hanya mnyediakan spot swafoto, tetapi juga mengelola budaya dan menggelar atraksi,” ujar Ipung.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BYD gelar test drive MPV listrik BYD M6 di Bantul. Mobil listrik keluarga ini diklaim mampu menempuh 350 km sekali cas.
Prabowo menjelaskan SMA Unggul Garuda menggunakan kurikulum IB untuk menyiapkan siswa masuk universitas terbaik dunia.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan seluruh program dan capaian pembangunan di wilayahnya harus bermuara pada kesejahteraan rakyat
Ford akan pindahkan produksi Lincoln dari China ke AS mulai 2030. Tarif impor Nautilus 52,5% jadi pendorong utama. Langkah ini ikuti strategi GM dan perkuat man
Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, Yogyakarta dinilai memiliki modal kuat untuk tidak hanya menjadi pengguna, tetapi juga melahirkan talenta dan inovasi
OpenAI bagikan 3 cara ChatGPT Work bantu UMKM: susun prioritas mingguan, buat konten dari foto produk, dan analisis laporan penjualan. Mulai dari pekerjaan ruti