Jadwal Samsat Bantul Oktober 2026, Lengkap Semua Layanan
Jadwal Samsat Bantul Oktober 2026 lengkap dengan lokasi, jam layanan, Samsat Keliling, Jempol Si Panda, SABITA hingga Samsat On Sunday.
Awak bus memeriksa kelengkapan armada baru bus Trans Jogja yang secara resmi diluncurkan di Kantor PT Jogja Tugu Trans (JTT) di Jalan Jogja-Wonosari KM 4,5, Banguntapan, Bantul, Rabu (30/08/2017)./Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, JOGJA--Jumlah penumpang yang secara rutin setiap hari menggunakan Trans Jogja baru mencapai 40% dari total penumpang. Dari angka itu didominasi karakteristik pelajar atau mahasiswa. Selain itu waktu tunggu Trans Jogja tergolong masih lama.
Berdasarkan survei yang dilakukan Dinas Perhubungan DIY dan UGM di 2019, hasilnya, waktu tunggu penumpang Trans Jogja di bawah lima menit hanya 11,60%, waktu tunggu lima sampai 15 menit sebanyak 57,99%, 15 sampai 30 menit tercatat 28,50%, adapun penumpang yang menunggu antara 30 sampai 45 menit sebanyak 3,09%. Dari sisi tarif, sebanyak 67,78% menginginkan tarif Rp3.500, 18,04% ingin tarif Rp3.000, 4,12% menginginkan tarif Rp2.500 dan 5,15% ingin tarif Rp2.000. Penumpang yang sepakat dengan tarif Rp4.000 hanya 4,90%.
Sedangkan survei waktu perjalanan sebanyak 50% menilai sedang, 12,65% penumpang masih menilai lama dan 0,52% penumpang waktu perjalanan sangat lama. Adapun 36,28% menilai cepat dan 2,58% menilai sangat cepat. Untuk kondisi fisik angkutan secara umum penumpang menganggap armada Trans Jogja masih baik, sebanyak 71,39% menilai baik dan 12,31% sangat baik. Begitu juga dengan keamanan pelayanan menilai baik sampai 71,91% dan sangat baik 11,34%.
Dari sisi karakteristik penumpang, sebanyak 56,86% penumpang tidak memiliki mobil dan 15,45% tidak memiliki motor. Kemudian 57,97% memiliki satu sepeda motor dan 52,52% memiliki mobil satu unit. Jumlah pengguna harian antara lima hingga tujuh hari mencapai 40,59%, pengguna sebanyak dua hingga empat kali dalam sepekan sebanyak 25,26%, pengguna sekali dalam sepekan sebanyak 11,06% dan 14,95% pengguna dua hingga tiga kali dalam sebulan.
Kasubag Program Dinas Perhubungan DIY Rizki Budi Utomo menjelaskan dari aspek waktu perjalanan sebanyak 36% penumpang menganggap Trans Jogja tergolong cepat. Namun para pengguna sebanyak 50% di antaranya menganggap sedang dan 12% menilai Trans Jogja masih lama dari sisi waktu perjalanan.
"Hal ini menjadi catatan penting karena sebanyak 50% dan 12% Trans Jogja dinilai masih kurang cepat atau tidak tepat waktu. Sedangkan kondisi fisik bus sebanyak 71% menganggap baik, sedangkan persentase sisanya sedang ke bawah," terangnya dalam rapat bersama Komisi C DPRD DIY, Senin (6/1/2020).
Ia menambahkan dari sisi tarif angkutan, sebanyak 72% penumpang menganggap murah. Sehingga akan diupayakan tidak dinaikkan tarifnya. Selain itu Trans Jogja telah diberi subsidi, ketika bahan bakar minyak (BBM) naik maka angka subsidi yang bertambah karena tarifnya tetap. Hasil survei kenyamanan sebanyak 83% menganggap masih baik.
Waktu tunggu di dengan kisaran 15 menit, lanjutnya, sebanyak 58%, tetapi sebaran distribusinya membesar artinya penumpang menunggu tergolong lama. Interval antarkendaraan menjadi cukup lama karena unit yang beroperasi total baru 128 armada, padahal idealnya 187 armada. Penambahan jumlah armada memang sedikit mampu mengurangi jarak antarkendaraan. "67 persen pengguna menilai tarifnya masih ideal, masyarakat masih mampu membayar dengan tarif Rp4.000. Pelajar dan mahasiswa memberikan sumbangan pendapatan terbesar mencapai 42% pengguna," katanya.
Kabid Angkutan Dinas Perhubungan DIY Sumaryoto menyatakan pihaknya tidak bisa memaksa setiap orang harus naik Trans Jogja. Di sisi lain, volume jalan tetap, padahal jumlah penduduk dan kendaraan bertambah. Trans Jogja tentu tidak bisa bersaing dengan kendaraan pribadi yang biaya operasional rendah serta mudah didapat serta aksesibilitasnya lebih luas.
Trans Jogja bisa ditingkatkan kuantitas penggunanya dengan beberapa cara seperti ada unsur kewajiban pada kelompok tertentu menggunakan angkutan ini. "Cara lain seperti pembatasan akses kendaraan seperti penutupan Malioboro, parkir dibuat mahal, yang jelas memang agak sulit diterapkan. Apalagi masyarakat itu mau naik asal tepat waktu dan akses dekat, kalau tidak ada halte dekat rumah kan masyarakat tidak mau jalan menuju halte, sehingga susah dilakukan," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal Samsat Bantul Oktober 2026 lengkap dengan lokasi, jam layanan, Samsat Keliling, Jempol Si Panda, SABITA hingga Samsat On Sunday.
Argentina menang 4-0 atas Bolivia. Nico Paz mencetak gol, Cristian Romero memimpin sebagai kapten, dan Messi masih disiapkan untuk laga perpisahan.
Cek harga emas Antam, Galeri24 dan UBS di Pegadaian. Antam 1 gram tercatat Rp2,634 juta, Galeri24 Rp2,527 juta dan UBS Rp2,552 juta.
Irlandia vs Austria di Nations League 2 Oktober 2026. Simak jadwal, klasemen Grup B3, kondisi skuad, dan prediksi pertandingannya.
BMKG mengingatkan Jateng selatan mewaspadai hujan lebat, petir, angin kencang, dan puting beliung saat peralihan musim Oktober-November 2026.
DPR menerima surat pemberhentian Listyo Sigit sebagai Kapolri dan pengangkatan Kapolri baru. Komisi III menyetujui Suyudi Ario Bayu.