Harga Biodiesel dan Bioetanol Naik September 2026
ESDM menetapkan HIP biodiesel Rp15.025 dan bioetanol Rp11.814 per liter pada September 2026, keduanya naik dari bulan sebelumnya.
Pembuangan sampah di TPST Piyungan, Bantul, Jumat (29/3/2019)./Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, BANTUL- Dalam sepekan terakhir kendaraan pengangkut sampah mengantrE di Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Piyungan, Bantul. Antrean ini panjangnya mencapai satu kilometer.
Karena intensitas hujan yang cukup tinggi di Bantul menyebabkan satu dermaga lain [titik pembuangan sampah di TPST] tidak berfungsi, alhasil kendaraan ini harus bergantian menurunkan sampah dengan menggunakan satu dermaga saja.
Salah satu sopir truk sampah, Mijan, mengeluhkan kondisi ini. Pasalnya untuk menurunkan sampah Sleman harus mengantre hingga tiga jam. Padahal biasanya hanya butuh 15 menit untuk menurunkan muatannya.
"Biasanya saya sebelum jam 2 siang sudah beres, ini sampai sore antrean masih panjang seperti ini, soalnya musim hujan seperti ini dermaganya hanya ada satu," ungkapnya.
Pengelola sampah swasta ini menyebut antrian ini tidak hanya merugikan sopir truk sampah, namun juga warga yang menjadi pelanggannya pun terdampak.
Katanya dengan lamanya antrian itu menyebabkan pengambilan sampah di rumah warga menjadi lebih jarang. Dalam sepekan biasanya Mijan mengambil sampah di rumah warga hingga tiga kali, namun karena waktu kerjanya habis untuk mengantri maka dia hanya bisa mengambil sampah sekali seminggu.
"Akhir-akhir ini saya ya sering dikomplain sama pelanggan, tapi ya bagaimana lagi kalau mau buang harus antre sepanjang ini, biasanya kan bisa ngambil sampah di pelanggan tiga kali seminggu, sekarang jadi satu minggu sekali," keluh Mijan.
Ketua Paguyuban Pemulung TPST Piyungan, Maryono menyebut ada dua titik lokasi yang biasanya digunakan untuk menurunkan sampah. Titik penurunan atas biasanya digunakan untuk truk pemerintah maupun swasta yang menggunakan dump.
Sedangkan titik penurunan bawah digunakan untuk kendaraan lain. Sejak sepekan terakhir titik penurunan sampah bawah tidak berfungsi lantaran tidak dapat dilewati kendaraan. Kondisi akses ke titik tersebut becek karena diguyur hujan.
"Makanya semua jadi satu di atas, itu pun kalau saya bilang bukan dermaga karena cuma di pinggir jalan, yang dibawah itu tidak berfungsi karena tidak bisa dilewati kendaraan berat, jalannya terlalu becek," kata Maryono.
Maryono berharap jika pemerintah masih ingin menggunakan TPST Piyungan, seharusnya pihak pemerintah lebih serius lagi dalam hal memperbaiki jalan yang digunakan para truk untuk menurunkan angkutan sampah mereka.
"Saya mohon pemerintah lebih serius lagi dalam menangani TPST Piyungan, karena jalur jalan yang digunakan sudah tidak bisa lagi dilewati, banyak yang bolong dan berlumpur," harapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
ESDM menetapkan HIP biodiesel Rp15.025 dan bioetanol Rp11.814 per liter pada September 2026, keduanya naik dari bulan sebelumnya.
Delapan warga Sleman dari dua KK siap mengikuti transmigrasi 2026 ke Poso dan Polewali Mandar. Mereka tinggal menunggu jadwal pemberangkatan.
Jadwal SIM Kulonprogo hari ini, Selasa 29 September 2026, tersedia di MPP. Cek lokasi, jam layanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.
John Herdman menyebut kartu merah Thom Haye saat Indonesia vs Malaysia menjadi pelajaran penting bagi skuad Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026.
Jadwal SIM Keliling Bantul September 2026 lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, serta syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.
Basarnas mengerahkan seluruh unsur SAR di Kalteng mencari 64 korban KM Virgo Transport 8. Sebanyak 179 orang telah ditemukan.