BYD M6 Tes Jalan di Bantul, MPV Listrik Tembus 530 Km
BYD gelar test drive MPV listrik BYD M6 di Bantul. Mobil listrik keluarga ini diklaim mampu menempuh 350 km sekali cas.
Antrean kendaraan di Kantor UPT Pengujian Kendaraan Bermotor Bantul, Senin (3/1/2020)./Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, BANTUL—Rencana perbaikan alat uji kendaraan atau kir di Kantor Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) yang direncanakan selesai 3 Februari ternyata meleset. Dewan mendesak agar Pemkab Bantul memberikan perhatian serius terhadap persoalan kir.
Anggota Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bantul, Sadji mengatakan persoalan kerusakan alat uji kendaraan di Bantul seharusnya menjadi perhatian serius bagi Pemkab Bantul. "Kalau soal butuh anggatan besar kan nanti bisa dihitung berdasarkan skala prioritas melalui pembahasan di Tim Anggaran Pemerintah Daerah dan Badan Anggaran di Dewan," kata dia, Senin (3/2/2020).
Bagi dia, alat uji kendaraam sangat penting karena sebagai salah satu indikator penunjang keselamatan berlalu lintas. Selain itu pengujian kendaraan juga menjadi salah satu pos pendapatan dari retribusinya. “Pemkab Bantul harus memikirkan ini [pengujian kendaraan bermotor],” kata politikus dari Fraksi Partai Amanat Nasional (F-PAN) itu.
Kepala Bidang Teknik Sarana dan Prasarana Dinas Perhubungan (Dishub) Bantul Singgih Riyadi mengakui hingga kini operasional alat uji kir belum bisa 100%. Dia mengklaim saat ini hanya alat uji rem (brake tester) yang masih rusak. “Dalam pekan ini, kami targetkan selesai dan bisa digunakan," kata dia.
Singgih tidak menjelaskan alasan masih belum selesainya perbaikan peranti kir. Tetapi yang pasti usia peranti tersebut memang sudah lebih dari 20 tahun sehingga sudah acap diperbaiki.
Meski rusak, dia memastikan layanan pengujian kendaraan bermotor di kantor UPT PKB, Jalan Parangtritis KM 5,5 tetap berjalan seperti biasa. "Sistem uji semua alat tetap diujikan seperti pemeriksaan lampu, bodi, uji emisi, dan yang lainnya. Khusus brake tester akan dijadwalkan ulang," kata dia.
Pemilik kendaraan yang sudah datang, kata dia, mendapat nomor antrean untuk uji remnya dalam waktu beberapa hari ke depan.
Dari pantauan Harian Jogja di Kantor UPT PKB, Senin, antrean kendaraan yang akan melakukan ramp check mengular sampai ke Jalan Parangtritis. Padahal antrean masuk kendaraan di jalan masuk sekeliling kantor UPT setempat sudah tiga lajur. “Itulah sebabnya, kami berupaya agar perbaikan alat uji rem dapat selesai dalam waktu dekat ini,” ucap dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BYD gelar test drive MPV listrik BYD M6 di Bantul. Mobil listrik keluarga ini diklaim mampu menempuh 350 km sekali cas.
Komisi D DPRD Jogja mendesak kejelasan mekanisme dan penganggaran Posyandu usai aturan Kemendagri terkait enam SPM memicu kebingungan daerah.
Sleman City Hall (SCH) menghadirkan rangkaian program dan aktivitas sepanjang Agustus 2026 melalui tema “YouthNited Nation”
Bareskrim Polri mengungkap kasus TPKS oleh pelatih panjat tebing HB terhadap lima atlet putri. Tersangka dijerat UU TPKS dan terancam pidana tambahan
Tiga perahu nelayan Gunungkidul terbalik dalam kurang dari 24 jam. Tujuh nelayan selamat di tengah gelombang yang naik.
Karhutla Indonesia mencapai 202.004 hektare hingga Juli 2026, melampaui 2019 dan 2023. El Nino kini masuk kategori sangat kuat.