LLDikti V Jogja Perkuat Integritas Menuju WBBM 2026, Cegah Gratifikasi
LLDikti V Jogja memperkuat integritas dan anti gratifikasi sebagai bagian dari target Pembangunan Zona Integritas menuju WBBM 2026.
Sejumlah warga memanfaatkan jalur baru kawasan pedestrian Kotabaru sisi barat, Jogja, Selasa (22/1)./Harian Jogja-Gigih M. Hanafi
Harianjogja.com, JOGJA - Pemerintah Kota Jogja menargetkan revitalisasi jalur pedestrian di ruas Jalan Jenderal Sudirman akan dikerjakan pada April dan selesai pada Oktober 2020.
“Awal pekerjaan revitalisasi tahap dua trotoar Jalan Sudirman akan kami percepat yaitu dimulai pada April sehingga awal Oktober sudah selesai,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kota Jogja, Agus Tri Haryono, Rabu (5/2/2020).
Pekerjaan revitalisasi trotoar tahap dua tersebut akan dilakukan dari simpang Jembatan Gondolayu hingga kawasan Tugu Jogja, bahkan hingga radius 100 meter ke seluruh penggal jalan yang berada di simpang Tugu yaitu di Jalan Pangeran Diponegoro, Jalan Mangkubumi hingga Jalan Margo Utomo.
Revitalisasi diharapkan dapat diselesaikan pada awal Oktober karena penggal jalan tersebut akan dimanfaatkan sebagai jalur utama penyelenggaraan kegiatan rutin tahunan Jogja Night Carnival yang digelar untuk memeriahkan ulang tahun Kota Jogja. Kegiatan biasanya digelar tiap 7 Oktober.
“Anggaran untuk revitalisasi trotoar tahap dua ini berasal dari dana keistimewaan. Sama seperti saat kami melakukan revitalisasi tahap pertama yaitu dari simpang Gramedia hingga simpang Jembatan Gondolayu,” katanya.
Alokasi anggaran untuk revitalisasi trotoar tahap dua di Jalan Jenderal Sudirman tersebut mencapai Rp27 miliar. Dalam pekerjaan tersebut juga akan dilakukan “ducting” untuk kabel udara baik kabel fiber optic yang dimiliki provider telepon selular dan juga kabel listrik milik PT PLN.
“Dalam pekerjaan kali ini, kami juga akan melebarkan trotoar di Jalan Jenderal Sudirman tetapi khusus trotoar di sisi selatan sebanyak satu meter sedangkan trotoar di sisi utara tidak akan dilebarkan,” katanya.
Pelebaran pedestrian di sisi selatan tersebut akan mempengaruhi lebar Jalan Sudirman sehingga perlu dilakukan penggeseran pembatas jalan sejauh satu meter ke sisi utara agar arus lalu lintas dari timur ke barat tetap lancar.
Agus mengatakan, jika tidak dilakukan penggeseran pembatas jalan, maka dimungkinkan terjadi kemacetan lalu lintas di jalan sisi selatan karena volume kendaraan yang melintas cenderung lebih padat dibanding jalan di sisi utara.
“Oleh karenanya, agar lalu lintas tetap berjalan dengan lancar, maka pembatas jalan kami geser satu meter ke utara,” katanya.
Sedangkan dari sisi material atau bahan untuk trotoar, Agus mengatakan, akan menggunakan material yang berbeda dibanding material yang digunakan untuk revitalisasi pedestrian Jalan Jenderal Sudirman tahap pertama. “Material trotoar akan lebih berpori. Tujuannya supaya air hujan lebih cepat meresap ke dalam tanah sehingga tidak menimbulkan genangan,” katanya.
Manajer PT PLN Area Yogyakarta Eric Rossi mengatakan, penataan kabel di sekitar Tugu akan dilakukan bersamaan dengan penataan pedestrian di Jalan Jenderal Sudirman tahap dua, sehingga nantinya tidak akan ada lagi kabel udara di kawasan tersebut. “Untuk radius jarak dari Tugu, dimungkinkan sekitar 100 meter ke semua simpang jalan. Tetapi tidak menutup kemungkinan bisa lebih jauh,” katanya.
Proses penataan kabel udara di kawasan Tugu akan dilakukan dengan cara “ducting” yaitu menanam atau memasukkan kabel listrik ke dalam saluran khusus di bawah tanah. “Selama proses pemindahan kabel, dimungkinkan tidak perlu dilakukan pemadaman listrik. Kami bisa menyiapkan sumber listrik cadangan yang bisa dimanfaatkan pelanggan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
LLDikti V Jogja memperkuat integritas dan anti gratifikasi sebagai bagian dari target Pembangunan Zona Integritas menuju WBBM 2026.
Google Vids kini bisa digunakan gratis untuk membuat video AI hingga 1080p. Ada voiceover dan avatar AI yang mendukung bahasa Indonesia.
Warga Karang dan Sungapan kembali menolak tambang pasir Sungai Progo. Puluhan warga mendatangi kantor CV BKS dan meminta aktivitas dihentikan.
Setir mobil terasa berat saat parkir bisa disebabkan power steering, rack steer, fluida, hingga kaki-kaki. Kenali penyebab dan tanda-tandanya.
Manchester City dilaporkan bersalah atas 114 dari 115 dakwaan aturan finansial Liga Primer. Sanksi dan proses banding masih menunggu.
Banjir meluas di Bangkok setelah hujan hampir 300 mm. Seluruh 50 distrik dinyatakan zona bencana, sementara hujan lebat masih berpotensi hingga 27 September.