Bentrokan di Jalan Tambak Tewaskan Satu Orang Dipicu Cekcok
Bentrokan di Jalan Tambak, Menteng, Jakarta Pusat, menewaskan satu orang. Polisi mengungkap keributan diduga dipicu cekcok di warung sarapan.
Mobil travel bernomor R 1317 FA yang terlibat kecelakaan beruntun di Jalan Wates-Jogja, simpang tiga Milir, Kelurahan Kedungsari, Kapanewon Pengasih, Kulonprog. /Suara.com-Baktora
Harianjogja.com, KULONPROGO- Tiga kendaraan terlibat kecelakaan beruntun di Jalan Wates-Jogja atau tepatnya di simpang tiga Milir, Kalurahan Kedungsari, Kapanewon Pengasih, Kulonprogo, Selasa (18/2/2020). Ketiganya berupa satu buah truk dan dua mobil.
Pengemudi truk, Ian Ruhyana (43) menjelaskan saat kejadian ia tengah melaju dari arah timur ke barat. Sesampainya di APILL Milir, lampu lalu lintas menunjukkan tanda merah untuk berhenti.
"Saya sudah berhenti saat lampu berubah merah, tiba-tiba ada suara keras dua kali dari belakang. Setelah saya cek ada satu mobil yang mengeluarkan asap," kata Ian saat diwawancarai di lokasi kejadian.
Ian menuturkan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 20.30 wib. Ian yang tengah membawa benang untuk dikirim ke Bandung mengatakan satu buah mobil travel berjenis dengan nomor polisi R 1317 FA terhimpit.
"Satu mobil sempat terhimpit di tengah. Selanjutnya saya memajukan truk, agar pengemudi dan penumpang di mobil tersebut bisa keluar" jelasnya.
Pengemudi mobil L300, Nano Sunarno (43), mengatakan tengah membawa dua penumpang. Ia hendak mengantarkan penumpang dari Jogja ke Purwokerto.
"Saya dari Jogja mau mengantar dua penumpang ke Purwokerto. Sebenarnya saya sudah berhenti saat lampu merah. Namun dari belakang ada mobil yang menabrak saya, sehingga mobil saya ikut terdorong membentur truk yang ada di depan. Saya tak mendengar suara rem, dan hantamannya sangat keras," jelas dia.
Sementara Mobil Rush bernomor polisi AB 1288 AJ mengalami ringsek di bagian depan. Hal itu juga terjadi pada mobil travel yang dikemudikan Sunarno. Dua penumpang travel, kata Sunarno dipindah ke mobil travel lain yang sedang melintas.
"Dua penumpang tidak mengalami luka, mereka tadi sempat syok. Namun sudah saya oper ke mobil lain yang juga mengantar penumpang," kata dia.
Peristiwa tersebut menyebabkan ruas jalan Wates-Jogja macet. Sejumlah petugas Unit Laka Lantas Satlantas Polres Kulonprogo yang datang langsung mengurai kemacetan.
Diwawancarai terpisah, Anggota Piket Unit Laka Lantas Satlantas Polres Kulonprogo, Aiptu Silo Bagindo menjelaskan bahwa tidak ada korban dalam kecelakaan tersebut.
"Untuk korban negatif (tidak ada) hanya kerugian materi. Sebelumnya sempat terjadi macet karena dua mobil yang terlibat kecelakaan berada di badan jalan," kata dia.
Terkait dugaan terjadinya kecelakaan, Silo mengaku bahwa petugas masih melakukan penyelidikan.
"Untuk dugaan sementara masih kami dalami, saksi-saksi sudah kami bawa ke polres Kulonprogo untuk dimintai keterangan," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Bentrokan di Jalan Tambak, Menteng, Jakarta Pusat, menewaskan satu orang. Polisi mengungkap keributan diduga dipicu cekcok di warung sarapan.
Sebanyak 113 SPPG di Bantul telah beroperasi untuk program MBG, sementara 22 unit lainnya masih belum berjalan karena berbagai kendala.
Lebih dari 40.000 kepesertaan BPJS Kesehatan di Gunungkidul kembali aktif setelah penonaktifan PBI akibat penerapan DTSEN.
Polresta Jogja menetapkan lima tersangka baru kasus Little Aresha Daycare. Total tersangka kini mencapai 32 orang dengan 157 anak menjadi korban.
Ekonom menilai penunjukan Destry Damayanti sebagai Pjs. Gubernur BI mampu menjaga kepercayaan pasar selama masa transisi kepemimpinan.
BPBD Sleman mengirim empat tangki air bersih untuk 63 KK di Moyudan yang terdampak gangguan pasokan air selama musim kemarau.