Marc Marquez Tegaskan Tak Akan Gunakan Media untuk Serang Lawan
Marc Marquez menegaskan tak akan memakai media untuk menyerang lawan. Ia mengakui eksposur media bisa dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi.
Ilustrasi kecelakaan/Dokumen Harian Jogja
Harianjogja.com, SLEMAN—Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan seorang pejalan kaki terjadi di Jalan Monjali atau Jalan Nyi Condrolukito, tepatnya di depan Mak Semarangan, Dusun Gemawang, Kalurahan Sinduadi, Kapanewon Mlati, Kamis (16/7/2026) sekitar pukul 18.01 WIB.
Peristiwa tersebut mengakibatkan seorang pria lanjut usia mengalami luka serius dan harus mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit.
Kasi Humas Polresta Sleman, Iptu Argo Anggoro, mengatakan berdasarkan hasil penanganan awal dan olah tempat kejadian perkara, korban diduga terlibat benturan dengan kendaraan lain saat hendak atau sedang menyeberang jalan.
Namun, kendaraan yang diduga terlibat pada benturan pertama tersebut hingga kini belum diketahui identitas maupun keberadaannya.
“Berdasarkan hasil penanganan awal di lokasi kejadian, diduga seorang pejalan kaki yang sedang menyeberang jalan terlibat benturan dengan kendaraan yang hingga kini belum diketahui identitasnya,” kata Argo, Jumat (17/7/2026).
Akibat benturan tersebut, korban diduga terpental ke jalur berlawanan arah. Pada saat bersamaan, sebuah mobil Toyota Agya yang melaju dari arah selatan menuju utara tidak dapat menghindari korban sehingga terjadi benturan lanjutan.
Korban diketahui berinisial S, 64 tahun, warga Tegalrejo, Kota Jogja. Sehari-hari korban bekerja sebagai juru parkir di wilayah Kota Jogja.
Dalam kecelakaan tersebut, korban mengalami cedera cukup serius berupa luka di bagian kepala, patah tulang di dua bagian tubuh, serta sejumlah luka lecet.
Petugas yang datang ke lokasi langsung melakukan evakuasi dan membawa korban ke RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Sementara itu, pengemudi Toyota Agya berinisial AF, 23 tahun, warga Bekasi, Jawa Barat, dipastikan selamat dan tidak mengalami luka.
Penumpang mobil yang berinisial SN, 53 tahun, warga Bekasi, juga tidak mengalami cedera akibat kejadian tersebut.
Meski tidak menimbulkan korban luka dari pihak pengendara, kendaraan Toyota Agya mengalami kerusakan pada bagian bemper depan kanan. Kerugian material akibat kecelakaan tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp2 juta.
Hingga saat ini, Unit Gakkum Satlantas Polresta Sleman masih terus mendalami rangkaian peristiwa yang terjadi. Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara, mengamankan sejumlah barang bukti, serta meminta keterangan dari saksi-saksi yang berada di sekitar lokasi kejadian.
Fokus penyelidikan saat ini adalah mengungkap identitas kendaraan yang diduga terlibat dalam benturan awal dengan korban sebelum terjadi kecelakaan lanjutan dengan mobil Toyota Agya.
Polisi juga masih mengumpulkan berbagai bukti tambahan guna memastikan kronologi kejadian secara utuh.
Argo mengimbau seluruh pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan saat berkendara, khususnya di kawasan yang memiliki aktivitas masyarakat cukup tinggi.
Pengendara diminta mengurangi kecepatan dan selalu memperhatikan kondisi sekitar agar dapat mengantisipasi potensi bahaya di jalan.
Di sisi lain, pejalan kaki juga diingatkan untuk memanfaatkan fasilitas penyeberangan yang tersedia serta memastikan arus kendaraan dalam kondisi aman sebelum menyeberang.
“Kami mengimbau seluruh pengguna jalan untuk selalu berhati-hati dan mengutamakan keselamatan bersama,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Marc Marquez menegaskan tak akan memakai media untuk menyerang lawan. Ia mengakui eksposur media bisa dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis, 29 Oktober 2026 tersedia dalam 15 perjalanan. Simak jam keberangkatan setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Anggaran infrastruktur Kulon Progo dalam KUA 2027 mencapai Rp425,2 miliar, dengan fokus pemeliharaan rutin dan rekonstruksi jalan.
Pemprov Jateng berkoordinasi dengan BKN, PPATK, dan OJK untuk menelusuri ASN yang diduga terlibat judi online serta menegakkan aturan disiplin.
Daya beli melemah, UMKM DIY dituntut beradaptasi. Jumlah usaha mencapai 347.744 unit, sementara KUR tersalur Rp3,31 triliun hingga Juli 2026.
DPRD Sleman mendorong program Rumah Ibadah Ramah Anak untuk memperkuat nilai spiritual, sosial, dan pembentukan karakter generasi muda.