Sejumlah Jalan Bakal Searah, Begini Konsep Menjadikan Malioboro sebagai Bundaran Besar

Wakil Walikota Jogja Heroe Poerwadi bersama sejumlah pejabat mengitari kawasan Malioboro dengan sepeda, Selasa (18/6/2019). - Harian Jogja/Abdul Hamied Razak
18 Februari 2020 19:57 WIB Newswire Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Kawasan Malioboro digadang-gadang dijadikan semacam bundaran besar, menyusul rencana membebaskan ruas jalan tersebut dari kendaraan bermotor.

Dengan konsep bundaran besar, alhasil bakal berimplikasi pada perubahan arus lalu lintas sejumlah ruas jalan di sekitar Malioboro. Perubahan arus lalu lintas itu agar tak terjadi kemacetan saat Malioboro benar-benar secara permanen bebas kendaraan bermotor.

Saat ini pemerintah terus mengevaluasi uji coba Malioboro bebas kendaraan untuk menerapkan konsep bundaran besar tersebut.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta Agus Arif Nugroho di Yogyakarta,mengatakan uji coba dengan konsep menjadikan Malioboro sebagai bundaran besar tersebut, harus dilakukan bertahap untuk mengetahui kecenderungan pergerakan arus lalu lintas secara lebih detail.

Uji coba juga tidak hanya dilakukan bersamaan dengan agenda Selasa Wage tetapi juga akan dilakukan pada hari lainnya. Terakhir kali uji coba dilakukan pada Jumat. Ke depan, akan dilakukan di hari lain bahkan saat Sabtu atau Minggu,” katanya, Selasa (18/2/2020).

Dijelaskannya dengan konsep Malioboro sebagai bundaran besar, maka jalan di sekitar Malioboro baik barat dan timur maupun utara akan diberlakukan searah. Sehingga pengguna kendaraan bisa melintas memutari Malioboro.

Ke depan kata dia, saat Malioboro secara permanen bebas kendaraan, perubahan lalu lintas bakal diberlakukan untuk mencegah kemacetan.

Jalan Mataram dan Jalan Suryotomo yang ada di sebelah timur Jalan Malioboro akan dibuat searah ke utara, sedangkan Jalan Pasar Kembang dibuat searah ke barat. “Untuk Jalan Bhayangkara akan tetap diberlakukan searah ke utara hingga Jalan Gandekan Lor. Sebagai gantinya, perubahan arus searah justru akan diterapkan di Jalan Letjen Suprapto,” katanya.

Pada uji coba yang digelar bersamaan dengan agenda Selasa Wage, 18 Februari, diberlakukan sedikit perubahan manajemen lalu lintas yaitu menjadikan seluruh sirip jalan di sepanjang Jalan Malioboro sebagai jalan dua arah.

Sumber : Antara