Ini Pengakuan Pengemudi Mobil yang Dituding Melakukan Balapan Liar di Underpass YIA

Newswire
Newswire Rabu, 19 Februari 2020 21:17 WIB
Ini Pengakuan Pengemudi Mobil yang Dituding Melakukan Balapan Liar di Underpass YIA

Para pengemudi mobil yang videonya di underpass Kulonprogo-iNews/Kuntadi

Harianjogja.com, KULONPROGOKabar balapan liar di underpass YIA yang viral di media sosial dibantah oleh pengemudi mobil yang dituding melakukan balapan.

Pengemudi mobil putih yang videonya viral beradu balap di underpass Bandara Internasional Yogyakarta (Yogyakarta International Yogyakarta-YIA) memberikan klarifikasi di Mapolres Kulonprogo, Rabu (19/2/2020). Mereka mengklaim, tidak ada aksi balap liar dalam video tersebut.

Salah satu pengemudi, KDJ (50) menegaskan, aksi dalam video tidak seperti yang diperbincangkan netizen. Mereka tidak melakukan aksi balap liar atau kebut-kebutan. Dia menjelaskan, mobilnya menggunakan transmisi otomatis yang sulit untuk balapan.

"Mobil kami tidak bisa untuk kebut-kebutan. Ini ceper dan cenderung ke kontes. Sudah ada beberapa piala yang kami raih dengan kontes mobil ini" kata KDJ di Mapolres Kulonprogo, Rabu (19/2/2020).

Dia menuturkan, kendaraannya hanya melaju di bawah 40 kilometer per jam. Namun, suara dari knalpot menjadi menggema karena di terowongan.

Rencananya komunitas yang tergabung dalam FD Squad itu akan melakukan munas di Kediri Jawa Timur (Jatim). Karena akan diikuti touring, mereka tertarik mempromosikan Kulonprogo dengan membuat video di underpass.

"Rencananya akan saya tarik ke Yogyakarta khususnya di Kulonprogo karena memiliki bandara baru dan underpass terpanjang," kata KDJ.

Awalnya, video hanya untuk kepentingan internal komunitas. Namun, tiba-tiba bocor menyebar di media sosial.

"Kami harap masyarakat tidak meniru yang kami lakukan," ujarnya

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : iNews.id

Share

Bhekti Suryani
Bhekti Suryani Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online