Anggaran Jalan Kunduran-Blora Dipangkas, Perbaikan Disesuaikan
Anggaran perbaikan Jalan Kunduran-Blora direvisi dari Rp14 miliar menjadi Rp2 miliar. DED pekerjaan pun disesuaikan dengan alokasi terbaru.
Suasana terminal Jombor pada Sabtu (25/5/2019). /Harian Jogja-Hafit Yudi Suprobo
Harianjogja.com, SLEMAN - Masuknya virus Corona (COVID-19) ke Indonesia turut membuat Dinas Perhubungan Kabupaten Sleman melakukan langkah antisipasi agar virus mematikan tersebut tak masuk ke wilayahnya. Cara yang dilakukan adalah menyiapkan cairan antiseptik (hand sanitizer) di terminal-terimal angkutan umum di wilayah setempat.
"Mulai hari ini [Jumat] dan besok [Sabtu] kami akan menyediakan \'hand sanitizer\' di terminal-terminal yang pengelolaannya di bawah Dishub Sleman," kata Sekretaris Dishub Kabupaten Sleman Sulton Fatoni di Sleman, Jumat (6/3/2020).
Menurut dia, terminal-terminal angkutan tersebut meliputi Terminal Prambanan, Terminal Condongcatur, Terminal Pakem terminal Gamping dan lainnya. "Sedangkan untuk Terminal Jombor, Sleman untuk pengelolaannya di bawah Dishub Provinsi DIY," katanya.
Ia berharap awak angkutan umum maupun masyarakat pengguna jasa angkutan dapat memanfaatkan \'hand sanitizer itu. "Ini juga sebagai tindak lanjut dari instruksi Bupati Sleman yang meminta agar fasilitas-fasilitas umum menyediakan \'hand sanitizer\' untuk mengantisipasi merebaknya virus Corona," katanya.
Sulton mengatakan untuk pemantauan atau pengawasan terhadap pergerakan penumpang di terminal-terminal saat ini belum dilakukan.
Menghadapi ancaman virus Corona, Pemerintah Kabupaten Sleman akan mengadakan sosialisasi ke masyarakat tentang upaya preventif penyakit itu. Sosialisasi melibatkan petugas Dinas Kesehatan (Dinkes), puskesmas, dan kecamatan.
"Masyarakat tidak perlu resah tapi harus waspada. Yang penting adalah menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)," kata Bupati Sleman Sri Purnomo.
Ia mengatakan, guna membiasakan perilaku hidup sehat, pengelola fasilitas umum diminta untuk menyiapkan tempat cuci tangan lengkap dengan cairan antiseptik.
"Selama ini, sosialisasi mengenai PHBS sudah sering dilakukan oleh petugas puskesmas. Namun dengan adanya kasus Corona, edukasi perlu lebih ditingkatkan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Anggaran perbaikan Jalan Kunduran-Blora direvisi dari Rp14 miliar menjadi Rp2 miliar. DED pekerjaan pun disesuaikan dengan alokasi terbaru.
Gempa M7,1 di Jepang diduga berkaitan dengan sesar yang belum retak sejak gempa besar 2016. Ahli ungkap potensi gempa susulan.
KPK menahan anggota DPRD Jatim Moch Mahrus terkait dugaan suap dana hibah pokmas kepada Anwar Sadad.
PSIM Jogja masih mengevaluasi masa depan Nermin Haljeta jelang Super League 2026/2027, sementara Franco Ramos dipastikan bertahan.
BBPOM Yogyakarta mempercepat penerbitan NIE bagi UMKM pangan olahan agar produk lokal Jogja aman, bermutu, dan mampu bersaing.
Wapres Gibran bertemu Hun Many membahas reformasi birokrasi, olahraga, serta penanganan TPPO terkait penipuan daring.