OPINI: Bayi yang Tidak Diinginkan: Ujian Etika dan Kemanusiaan Kita
Seorang bayi tidak pernah memilih untuk dilahirkan. Ia tidak bersalah atas kondisi yang melatarbelakangi kehamilan.
Penjual cabai rawit merah di Pasar Wates, Senin (27/1/2020). /Harian Jogja-Lajeng Padmaratri
Harianjogja.com, KULONPROGO- Simpang siur perihal tutupnya pasar di Kulonprogo terjawab. Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kulonprogo, Iffah Mufidati menegaskan bahwa pasar di Kulonprogo tetap buka. Namun, agar tetap mencegah kemungkinan penyebaran Covid - 19, Disdagin telah mengupayakan penyemprotan disinfektan bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kulonprogo.
Iffah yang dihubungi via telepon pada Minggu (22/3/2020) mengatakan pihaknya telah menyerahkan daftar 28 pasar di Kulon Progo kepada PMI Kulonprogo. Pihaknya masih menunggu kepastian rapat dari PMI Kulonprogo terkait mekanisme penyemprotan.
Salah satunya terkait waktu penyemprotan apakah akan dilaksanakan serentak atau berkala beberapa gelombang. "Besok Senin (23/3/2020) akan dilakukan penyemprotan di pasar oleh PMI," ujar Iffah
Menanggapi kemungkinan keterbatasan sumber daya manusia dalam penyemprotan, pihaknya telah memerintahkan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pasar di wilayah utara dan selatan agar bisa mendampingi anggota PMI yang melaksanakan penyemprotan.
Iffah juga telah berkoordinasi dengan PMI terkait waktu pelaksanaan penyemprotan. Kedua pihak sepakat penyemprotan dilakukan siang. "Supaya pasarnya relatif sepi, kalau pagi situasi akan lebih ramai," ujar Iffah.
Disdagin telah menyebarkan imbauan pola hidup sehat melalui aplikasi WhatsApp sebagai langkah cepat. Namun Disdagin secara resmi akan mengeluarkan surat edaran terkait prosedur kesehatan pencegahan virus pada Senin (23/3/2020) yang akan diserahkan kepada UPT pasar untuk disosialisasikan.
Pihaknya juga akan mempertimbangkan sosialisasi menggunakan pengeras suara untuk mengakomodasi para penjual yang tidak mempunyai smartphone atau pun tidak bisa membaca. "Kami juga bekerjasama dengan kominfo untuk menyosialisasikan edaran terkait pencegahan Covid - 19 di pasar-pasar Kulonprogo," ujar Iffah.
Selain itu pihaknya juga akan berkoordinasi dengan paguyuban pedagang atau Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI)
Ada beberapa poin imbauan yang akan disampaikan, di antaranya adalah menjaga jarak, tidak bersalaman, dan etika batuk. Selain itu juga anjuran untuk menjaga kebersihan tangan utamanya setelah bertransaksi dengan pembeli. "Tangan harus dibersihkan setelah transaksi apa lagi kalau makan dan minum," ujar Iffah.
Iffah menjelaskan saat ini baik pasokan maupun harga beberapa bahan pokok masih terbilang normal. Oleh karenanya dia mengimbau kepada masyarakat Kulonprogo untuk membeli secukupnya saja tidak usah panic buying.
Kepala Disdagin itu khawatir kalau banyak masyarakat yang menjadi panic buying, stok barang akan menjadi tidak normal dan harga meningkat karena harga. Selain itu jika tidak bijak dalam membeli maka distribusi akan tidak normal dan akan banyak masyarakat yang tidak kebagian barang. "Kalau terjadi panic buying masyarakat jadi berbondong-bondong ke pasar takut tidak kebagian, malah menimbulkan keramaian yang bisa menjadi sarana penyebaran Covid-19," ujar Iffah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Seorang bayi tidak pernah memilih untuk dilahirkan. Ia tidak bersalah atas kondisi yang melatarbelakangi kehamilan.
Google meluncurkan Gemini 3.5 Flash di Google I/O 2026. Model AI baru ini lebih cepat, murah, dan fokus mendukung era AI agent.
Honda patenkan teknologi pseudo-clutch untuk motor listrik masa depan. Menghadirkan kembali sensasi kopling, inersia, dan getaran khas motor bensin.
SPMB Sleman 2026 jalur Domisili Wilayah beri kemudahan bagi santri dan anak panti asuhan untuk mendaftar sekolah. Simak syarat dan jadwal lengkapnya.
Berikut jurusan kuliah yang diprediksi paling dibutuhkan 10 tahun ke depan, mulai AI, data science, hingga kesehatan dan energi.
Freiburg vs Aston Villa di Liga Europa diprediksi berlangsung ketat. Emery andalkan pengalaman Eropa, Freiburg kuat di kandang.