Magelang Siap Gelar Interhash, Distoria, dan SBY Cup 2026
Magelang siap gelar Interhash 2026, Distoria 2026, dan SBY Cup 2026. Pemkot pastikan kesiapan event internasional dan dampak ekonomi.
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X Berbicara soal penyakit yang disebabkan virus corona SARS-CoV-2. /Ist-Youtube Humas Jogja
Harianjogja.com, JOGJA—Gubernur DIY Sri Sultan HB X menilai DIY tetap terbuka bagi para pemudik tetapi mereka harus terpantau dengan baik untuk mencegah penyebaran virus corona.
Sultan tidak mempersoalkan adanya pemudik yang berdatangan ke wilayah DIY. Karena mereka mudik ke Jogja dengan beragam motivasi dan belum tentu sekadar hanya ingin bertemu keluarga.
Bisa jadi mereka adalah pedagang yang berada di Jakarta kemudian tidak laku hingga karyawan yang di-PHK, sehingga memilih untuk pulang ke kampung halaman karena biaya hidup di Jakarta tergolong tinggi.
“Mungkin dia pedagang di Jakarta karena zona merah tidak laku dagangannya, daripada di sana lebih baik pulang, mungkin juga di Jakarta di-PHK, daripada beban hidup di Jakarta mahal, mulih wae, mosok mulih ora oleh [pulang saja, masak pulang ke kampung halaman tidak boleh],” katanya, Senin (30/3/2020).
Karena motif mudik di saat wabah corona yang bermacam itulah, kata Sultan, terpenting harus diketahui asal pemudik tersebut dari daerah mana. Hal itu untuk mengantisipasi kedatangan pemudik dari wilayah zona merah corona seperti Jakarta dan sekitarnya. Faktanya yang terjadi di Jogja tidak ada basis penularan corona secara lokal di DIY.
Ia menambahkan penularan lebih disebabkan orang Jogja keluar DIY kemudian pulang membawa virus. Sehingga sekitar 10 hari yang lalu data jumlah orang dalam pengawasan hanya berkisar antara 300 hingga 400 orang tetapi saat ini mencapai lebih dari 1.000 orang yang menurutnya didominasi pendatang. Sehingga perlu diatur terkait pentingnya pemudik mematuhi protokol kesehatan seperti melaporkan kepada pengurus RT atau kelurahan setempat sehingga bisa dipantau dan melakukan isolasi mandiri.
“Mau kembali ke tempatnya [kampung halaman] masak tidak boleh, yang penting dia bisa kita kontrol dan bisa mendisiplinkan diri untuk tidak menular kalau dia positif,” ucapnya.
Sultan menegaskan tidak ada Gubernur di Jawa ini yang menyatakan tidak mau menerima pendatang, dengan demikian ruang bagi pemudik tersebut masih terbuka. “Tidak ada Gubernur se-Jawa itu yang mengatakan tidak mau menerima pendatang, itu enggak ada, berarti apa? ruang itu dibuka, hanya sekarang perlu diatur,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Magelang siap gelar Interhash 2026, Distoria 2026, dan SBY Cup 2026. Pemkot pastikan kesiapan event internasional dan dampak ekonomi.
Jadwal SIM keliling Gunungkidul Mei 2026 lengkap dengan SIMMADE, SIMPITU, SIM Station, dan layanan malam. Cek lokasi dan syarat perpanjangan SIM.
Ratu Oceania Raya menggelar kegiatan Disney Day 2026 sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia Indonesia
Jadwal SIM keliling Bantul Mei 2026 lengkap lokasi, jam layanan, syarat perpanjangan SIM A dan C, serta tips hindari antrean.
Rute Trans Jogja 2026 lengkap dengan tarif terbaru dan sistem pembayaran digital. Praktis, murah, dan terhubung ke seluruh Jogja.
Jadwal pemadaman listrik Jogja 16 Mei 2026 di Sleman, Kota Jogja, dan Gunungkidul. Cek lokasi terdampak dan tips antisipasi.