Kronologi Terbongkarnya Penyadapan Presiden oleh Listyo Sigit, Berawal dari Hapus File
Polri menetapkan tiga tersangka kasus penyadapan ilegal terhadap nomor Prabowo dan sejumlah tokoh. Sebanyak 11 ponsel disita.
Sejumlah sapi yang ada di pasar hewan terpadu di Kecamatan Pengasih./Harian Jogja-Uli Febriarni
Harianjogja.com, KULONPROGO- Dampak wabah Covid-19 mulai dirasa pedagang Pasar Hewan Terpadu (PHT), Kapanewon Pengasih.
Kepala Unit Pelaksana Teknis Rumah Potong Hewan dan Pengelolaan Pasar Hewan (UPT RPH dan PPH) Dinas Pertanian dan Pangan Kulonprogo, Joko Purwoko mengatakan saat ini memang telah terjadi penurunan aktivitas di UPT RPH Pengasih.
"Terjadi penurunan baik jumlah pedagang maupun pengunjung pasar hewan," ujar Joko pada Selasa (1/3/2020).
Pengurangan jumlah pedagang terjadi baik dari pedagang unggas, sapi dan kambing. Pada Selasa (31/3/2020) misalnya, jumlah pedagang unggas yang berjualan hanya 40 orang dari total 70 pedagang unggas. Jumlah pedagang sapi pun berkurang, dari total 20 pedagang hanya 14 yang terlihat berdagang. Sementara pedagang kambing hanya ada sekitar 20 orang dari total 37 pedagang.
Pengurangan jumlah pengunjung dibarengi dengan penurunan jumlah pedagang. Joko menceritakan ada pedagang ayam yang bisa habis menjual 12 ekor ayam sehari, kini hanya mampu menjual enam ekor ayam saja itu pun dagangnya sampai siang.
Durasi berjualan para pedagang pun berkurang. Jika biasanya pedagang unggas bisa penuh sesak pengunjung dan baru bisa tutup pukul 9.30 WIB, kini pukul 8.30 WIB sudah pada pulang saking sepinya.
Hal itu juga sama terjadi pada pedagang sapi dan kambing yang mayoritas tutup satu sampai dua jam lebih awal. Joko menduga sepinya aktivitas pasar dikarenakan penjual maupun pengunjung mematuhi anjuran pemerintah yakni memilih tetap di rumah dan keluar hanya jika perlu.
Sebenarnya beberapa langkah preventif penyebaran Covid - 19 telah dilakukan oleh Dinas Pertanian dan Pangan Kulonprogo untuk menciptakan rasa aman. Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kulonprogo, Aris Nugraha mengatakan pihaknya telah melakukan berkala di PHT Pengasih. Penyemprotan itu sudah dilakukan sebanyak empat kali, sehari sebelum pasar dibuka.
Selain itu Dinas Pertanian dan Pangan Kulonprogo juga telah menyediakan sabun cuci tangan lima titik di sekitar PHT Pengasih. Spanduk berisi imbauan juga telah dipasang. Namun agaknya situasi lesunya aktivitas pasar masih terus berlangsung.
"Kalau kondisi sepinya karena wabah seperti ini bisa dimaklum, mungkin pedagang dan pengunjung berusaha mengurangi aktivitas di luar rumah dan pergi seperlunya," ujar Aris.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polri menetapkan tiga tersangka kasus penyadapan ilegal terhadap nomor Prabowo dan sejumlah tokoh. Sebanyak 11 ponsel disita.
Penyadapan ilegal terancam 10 tahun penjara berdasarkan KUHP. Pengamat menjelaskan sanksi bagi penyadap komunikasi presiden dan tanggung jawab operator.
Rotasi Polda DIY berdasarkan Telegram Kapolri 2 November 2026 mengganti Kapolresta Jogjakarta dan Dirreskrimum. Ini nama pejabat barunya.
Yusril mengungkap indikasi makar dalam kasus penyadapan Presiden yang menyeret eks Kapolri Listyo Sigit dan dua jenderal lainnya.
SIM Keliling Polda DIY beroperasi selama November 2026 di sejumlah lokasi. Simak jadwal, persyaratan, dan biaya perpanjangan SIM A serta C.
Jadwal KRL Palur-Jogja Kamis 5 November 2026 tersedia 12 perjalanan. Cek jam keberangkatan dari 13 stasiun hingga Jogja.