KPK Periksa Mantan Dirut Bank BJB Yuddy Renaldi sebagai Tersangka
KPK memeriksa mantan Dirut Bank BJB Yuddy Renaldi sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan iklan periode 2021-2023.
Ilustrasi pendatang atau pemudik yang tiba di Kota Jogja./Harian Jogja-Abdul Hamid Razak
Harianjogja,com, JOGJA - Sebanyak 1.022 warga pendatang dari luar DIY sudah masuk ke Kota Jogja pada awal April 2020.
“Antisipasi terhadap potensi aliran pendatang atau pemudik tetap kami lakukan. Misalnya memeriksa kesehatan dan mencatat asal pemudik. Pemudik atau pendatang juga wajib lapor RT/RW untuk antisipasi penularan virus Corona,” kata Wakil Wali Kota Jogja Heroe Poerwadi, Sabtu (4/4/2020).
Berdasarkan data Bagian Tata Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Jogja, warga pendatang yang masuk ke Kota Jogja pada awal April tersebar merata di 14 kecamatan.
Pendatang paling banyak berada di Kecamatan Umbulharjo (152 orang) disusul Kecamatan Kotagede (137 orang), dan Kecamatan Gondokusuman (122 orang). Jumlah pendatang yang berada di sebelas kecamatan lain jumlahnya hanya puluhan orang.
Heroe mengatakan, seluruh pendatang yang masuk ke Kota Jogja diminta melakukan isolasi mandiri di rumah selama 14 hari dengan mengikuti protokol kesehatan yang sudah ditetapkan, seperti menggunakan masker, berada di ruang atau kamar terpisah dengan anggota keluarga lainnya, dan rutin mengecek kondisi kesehatan termasuk suhu badan.
“Pendatang biasanya keluarga dari warga di Kota Jogja,” katanya.
Pemerintah Kota Jogja telah menyiapkan tempat karantina di dua lokasi dengan kapasitas total 50 kamar untuk memfasilitasi pendatang yang benar-benar membutuhkan tempat isolasi karena tempat tujuan tidak memiliki ruangan khusus untuk isolasi mandiri.
“Karena belum ada aturan atau kebijakan khusus terkait mudik, maka kami di daerah sebenarnya berharap ada pemeriksaan kesehatan di daerah asal pemudik. Sehingga pemudik yang datang adalah warga yang benar-benar sehat. Jika tidak sehat, maka tidak boleh diberangkatkan,” kata Heroe.
Upaya tersebut, lanjut dia, ditujukan untuk mengurangi potensi atau risiko penularan virus Corona penyebab Covid-19, baik selama perjalanan maupun selama berada di daerah tujuan dan saat kembali ke daerah asal.
Hingga Jumat (3/4/2020), jumlah orang dalam pemantauan (ODP) terkait penularan Covid-19 di Kota Jogja tercatat 362 orang, terbanyak di Kecamatan Umbulharjo sebanyak 88 orang. Selain itu ada 12 pasien dalam pengawasan (PDP) dan dua pasien positif Covid-19. Sebelumnya, sudah ada dua pasien positif Covid-19 yang dinyatakan sembuh.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
KPK memeriksa mantan Dirut Bank BJB Yuddy Renaldi sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan iklan periode 2021-2023.
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 14 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Karhutla Gunung Bromo di kawasan TNBTS berhasil dipadamkan. Luas area terbakar mencapai 1.120 hektare di empat kabupaten.
Purbaya menyebut penerimaan bea keluar emas nyaris nol. Dari target Rp3 triliun 2026, realisasi hingga Semester I baru 0,03%.
RSUD Panembahan Senopati Bantul meluncurkan Si Banter untuk mempermudah pembayaran tagihan rumah sakit melalui digitalisasi dan QRIS.
Prabowo menyebut Indonesia menghabiskan hingga Rp535 triliun per tahun untuk impor BBM. Pemerintah mendorong kendaraan listrik dan EBT.