Jaga Kualitas Ikan, Pabrik Es Dibangun di Pantai Baron Gunungkidul
Pantai Baron Gunungkidul mendapat program Kampung Nelayan Merah Putih sekitar Rp3 miliar. Salah satunya pembangunan pabrik es berkapasitas 1 ton per hari.
Kepala Disdikpora Gunungkidul Bahron Rasyid./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Gunungkidul, Bahron Rasyid, yang digadang-gadang menjadi salah satu bakal calon wakil bupati memutuskan mundur dari bursa pencalonan bakal calon wakil bupati. “Saya memilih mundur,” kata Bahron saat dikonfirmasi, Rabu (15/4/2020).
Dia menjelaskan keputusan mundur merupakan langkah yang berat karena mengecewakan sukarelawan yang mendukungnya. Meski demikian, Bahron mengaku sudah memantapkan hati untuk tidak meneruskan perjuangannya. “Keluarga menjadi alasan saya tidak lagi meneruskan perjuangan karena saya tidak ingin kehilangan anak karena pilkada. Dulu yang besar [anak pertama] meninggal dunia karena melawan penyakit tumor otak dan saya tidak ingin kehilangan lagi,” katanya.
Bahron menuturkan, di awal niatan untuk maju tidak pernah konsultasi dengan anak sehingga terus melanjutkan perjuangan. Namun dia menjadi sadar saat anaknya berubah. “Saat istri saya bertanya akhirnya anak saya menyatakan jika saya tidak boleh maju dalam pilkada,” katanya.
Ketua DPD Nasdem Gunungkidul, Suparjo, mengaku belum mendapatkan informasi terkait mundurnya Bahron Rasyid dalam bursa calon kepala daerah dalam pilkada. “Saya baru tahu dari awak media,” katanya.
Menurut dia, apabila isu ini benar adanya maka akan memperkuat kader internal partai maju sebagai bakal calon wakil bupati. “Masih dinamis. Kalau memang benar, maka masih ada kader lainnya yang siap menggantikan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pantai Baron Gunungkidul mendapat program Kampung Nelayan Merah Putih sekitar Rp3 miliar. Salah satunya pembangunan pabrik es berkapasitas 1 ton per hari.
Kasus ISPA di Bantul mencapai 11.883 kasus pada April 2026 sebelum turun pada Juli dan Agustus, menurut data Dinkes Bantul.
Ledakan tabung oksigen di PT Sinergi Berkat Gasindo, Kelapa Gading, menewaskan satu orang dan melukai seorang lainnya.
Kemensos menguji coba Perlinsos digital hingga akhir 2026 untuk memutakhirkan data bansos dan menargetkan seluruh daerah mengaksesnya pada 2027.
Pemerintah menargetkan investasi lebih dari Rp13.000 triliun dalam lima tahun untuk mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 8 persen pada 2029.
Baznas Kulonprogo menyalurkan Rp440 juta untuk memperbaiki rumah 22 keluarga di Galur, Panjatan, dan Wates melalui program RLHB.