Panas Bumi Ungaran Dikembangkan, PLN Siapkan PLTP 55 MW
PLN mendapat penugasan mengembangkan WKP Ungaran hingga 55 MW. Proyek masih dalam tahap studi dengan kajian lingkungan dan sosial.
Ilustrasi internet/Bisnis.com
Harianjogja.com, BANTUL—Minimnya akses Internet di sejumlah daerah menjadi kendala serius bagi pelaksanaan program Kartu Prakerja di Kabupaten Bantul. Terlebih nantinya pelatihan bagi para pemegang kartu tersebut juga akan dilakukan secara daring.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi [Disnakertrans] Bantul, Sulistiyana mengatakan berdasarkan data dinasnya per Kamis (16/4/2020), jumlah pendaftar Kartu Prakerja mencapai 240 orang. Mayoritas pendaftar, kata dia, berasal dari warga terdampak pandemi Covid-19, khususnya dari kalangan pelaku dari usaha kecil menengah [UKM], perdagangan, dan pariwisata.
Sementara karyawan yang mengalami pemutusan hubungan kerja [PHK] tetap ada yang mendaftar tetapi jumlahnya tidak begitu banyak. "Untuk sementara jumlah pendaftar Kartu Prakerja di Bantul yang tertinggi di DIY," kata dia, Kamis.
Sulistyanta tak menampik proses pendaftaran program tersebut masih terkendala minimnya akses Internet masyarakat. Terlebih lagi, pelatihannya sendiri nantinya akan dilakukan secara daring.
Selain itu sebagian besar pendaftar, diakui dia juga gaptek atau gagap teknologi, bahkan ada yang tidak memiliki surat elektronik (surel). "Bahkan, ada juga yang tidak punya ponsel," ucap dia.
Sejak pendaftaran dibuka, Senin (13/4/2020) lalu, ada beberapa orang kesulitan mengunggah foto saat pendaftaran. Akan tetapi masalah tersebut, kata Sulis, sudah diatasi dengan penambahan bandwidth oleh Dinas Komunikasi dan Informatika [Diskominfo] Bantul, Selasa [14/4/2020] lalu. Dampaknya, jumlah pendaftar pun meroket jika dibandingkan hari pertama pendaftaran.
“Sejak di buka Senin tidak sampai 10 yang mendaftar. Setelah penambahan bandwith langsung ada 109 orang yang mendaftar. Kuncinya memang di penguatan itu [koneksi Internet]," kata dia.
Sayangnya tidak semua wilayah di Bantul bagus terjangkau koneksi Internet, salah satunya adalah Kecamatan Imogiri misalnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PLN mendapat penugasan mengembangkan WKP Ungaran hingga 55 MW. Proyek masih dalam tahap studi dengan kajian lingkungan dan sosial.
Status Gunung Anak Krakatau turun dari Siaga ke Waspada setelah aktivitas menurun. Radius 2 km dari pusat aktivitas masih terlarang.
BMKG memprediksi musim hujan 2026/2027 datang lebih lambat di 529 ZOM akibat El Nino sangat kuat yang bertahan hingga awal 2027.
Kasus ISPA di wilayah terdampak karhutla tembus 151.000. Kemenkes mengerahkan 1.898 tenaga kesehatan ke tujuh provinsi.
BDx mulai membangun data center AI 640 MW di Jatiluhur. Gedung pertama berkapasitas 120 MW ditargetkan beroperasi awal 2027.
Harga emas Antam hari ini turun Rp1.000 menjadi Rp2.627.000 per gram. Simak harga emas Antam 0,5 gram hingga 1.000 gram.