Kehancuran Ekologi RI di Balik Transisi Energi Disuarakan di COP30
Nasib banyak Masyarakat Adat justru kian terancam oleh ambisi transisi energi global.
Ilustrasi. /freepik
Harianjogja.com, JOGJA--Direktur Pusat Kedokteran Tropis Fakultas Kedokteran Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan (FKKMK) UGM Riris Andono Ahmad memprediksi ada tiga gelombang penyebaran Covid-19 di DIY.
Riris Andono Ahmad juga mengingatkan pemerintah di DIY untuk bersiap menghadapi gelombang kedua dan ketiga Covi-19 di DIY.
Gelombang pertama kata dia penyebaran Covid-19 yang saat ini terjadi. Gelombang kedua pasca Lebaran dan gelombang ketiga saat ajaran baru.
“Pasca-Lebaran adalah gelombang dua. Gelombang tiga saat ajaran baru terutama mahasiswa. Ada 100.000 lebih mahasiswa di DIY. Dampak sosial ekonomi bisa lebih panjang. Gelombang ketiga terjadi pada ajaran baru. Bisa jadi ada outbreak di kalangan mahasiswa baru, ini harus diperhatikan,” katanya, Selasa (14/4/2020).
Ia memprediksi, meski pandemi ini diperkirakan berakhir akhir tahun, tetapi dampak sosial ekonominya bisa satu atau dua tahun ke depan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Nasib banyak Masyarakat Adat justru kian terancam oleh ambisi transisi energi global.
KA Prameks kembali padat penumpang Senin ini, cek jadwal lengkap rute Jogja–Kutoarjo.
Kulonprogo siapkan program Kampung Redam untuk mencegah konflik horizontal. Lima kalurahan disiapkan menjadi proyek percontohan.
Kejagung menetapkan empat tersangka baru kasus korupsi IUP PT QSS terkait dugaan ekspor bauksit ilegal di Kalimantan Barat.
Kemenkes mencatat 2,3 juta anak Indonesia belum pernah imunisasi dalam tiga tahun terakhir. RI kini masuk enam besar dunia kasus zero dose.
Harga emas Pegadaian hari ini 23 Mei 2026 turun. Cek daftar lengkap harga emas Antam, UBS, dan Galeri24 terbaru di sini.