Panas Bumi Ungaran Dikembangkan, PLN Siapkan PLTP 55 MW
PLN mendapat penugasan mengembangkan WKP Ungaran hingga 55 MW. Proyek masih dalam tahap studi dengan kajian lingkungan dan sosial.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, KULONPROGO - Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid - 19) belum juga berakhir. Agar tak mengendur, imbauan secara masif harus terus dilakukan. Salah satu upaya untuk terus mengingatkan kewaspadaan masyarakat terhadap Covid-19 dilakukan oleh Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kulonprogo.
Melalui sosialisasi keliling menggunakan Mobil Perlindungan (Molin), Dinsos PPPA Kulonprogo terus ingatan masyarakat di berbagai tempat kerumunan.
Kepala Bidang Perlindungan dan Perempuan Anak, Dinsos PPPA Kulonprogo, Woro Kandini mengatakan kegiatan ini dilakukan atas masih rendahnya kesadaran masyarakat terhadap upaya pencegahan penularan Covid-19. Menurut pengamatan Woro banyak warga seperti di pasar yang melakukan transaksi tanpa menggunakan masker.
"Oleh karena itu kami putuskan untuk melakukan sosialisasi keliling ini, menyasar pasar dan tempat-tempat yang ramai saat melintas," ujarnya.
Satu unit Molin akan keliling memberikan sosial tentang Protokol Tetap (Protap) kesehatan pencegahan Covid-19. Setiap hari Senin sampai Jumat, Molin akan menyisir pusat-pusat keramaian khususnya pasar. Menggunakan pengeras suara, personil Dinsos PPPA akan menyampaikan berbagai imbauan seperti physical distancing, pakai masker, dan sebagainya.
Acap kali tiga personil Dinsos PPPA Kulonprogo terjun langsung blusukan ke pasar mengingatkan pedagang maupun pembeli yang belum melaksanakan Protap kesehatan. Woro mengadakan tindakan abai yang sering ditemukan dalam sosialisasi tersebut yakni pedagang maupun pembeli tak menggunakan masker.
Padahal bila merusak pemerintah pusat, setiap orang yang berkegiatan diharapkan menggunakan masker. "Ada juga yang pakai masker kain tapi cuma dikalungkan, tidak ditutupkan ke mulut, itu kami ingatkan," ujarnya.
Woro berharap dengan adanya sosialisasi keliling ini dapat membuka pemahaman dan kesadaran masyarakat untuk mendukung upaya pemerintah dalam mencegah penularan Covid-19. "Dinsos PPPA Kulonprogo akan kami terus lakukan mulai 13-24 April 2020 dan bila perlu diteruskan bisa diperpanjang," ujarnya.
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Kulonprogo, Iffah Mufidati mengapresiasi sinergi berbagai elemen dalam rangka bersama mencegah penyebaran Covid-19.
Meski pasar merupakan salah satu kewenangan dari Disperindag Kulonprogo menurutnya dalam kondisi darurat ini beberapa protokol birokrasi dapat dipangkas. "Selama itu tindakan positif untuk menanggulangi Covid-19 kami dukung," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PLN mendapat penugasan mengembangkan WKP Ungaran hingga 55 MW. Proyek masih dalam tahap studi dengan kajian lingkungan dan sosial.
Sugiono resmi dilantik menjadi Menko PMK dalam reshuffle Kabinet Merah Putih. Simak sejumlah capaian Sugiono selama menjabat Menlu.
Per 1 Oktober 2026, belum ada gerai KDMP di Kulonprogo yang beroperasi. Verifikasi dan validasi bangunan masih berlangsung.
Bahlil Lahadalia mengatakan Kemenko Hilirisasi dan Transisi Energi dibentuk untuk mempercepat eksekusi target hilirisasi dan transisi energi.
PT Virgo Karya Shipping memberikan pendampingan hukum kepada nakhoda Kapal Virgo Transport 8 yang telah ditetapkan sebagai tersangka.
Sarmuji resmi menjadi Menperin menggantikan Agus Gumiwang. Kadin meminta empat persoalan industri segera menjadi perhatian.