Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, JOGJA-Pandemi covid-19 membuat sejumlah wilayah ditutup aksesnya hingga memutus pula akses ekonomi masyarakat. Sementara masih banyak mahasiswa yang bertahan di perantauan lantaran tidak bisa mudik.
Kondisi mereka menjadi rentan karena kiriman uang dari rumah pun tersendat.
Salah satu kelompok mahasiswa yang cukup terdampak akibat pandemi ini adalah Mahasiswa Maybrat DIY. Pada Jumat (24/4/2020) lalu para mahasiswa ini sampai menggelar aksi di Asrama Mahasiswa Maarbyat DIY, Kotagede, agar Pemerintah Daerah Papua Barat memberi bantuan.
Merespons hal ini, DPW Nasdem Papua Barat pada malam di hari yang sama, mengirim bantuan logistik ke Asrama Mahasiswa Maybrat DIY. Perwakilan DPW Nasdem Papua Barat, Elna Febi Astuti, mengatakan pihaknya langsung bergerak karena saat ini Pemda Papua Barat belum bisa membantu. “Dari Pemda DIY juga belum ada bantuan,” ujarnya, Sabtu (25/4/2020).
Bantuan logistik yang diberikan meliputi 100 Kg beras, tiga kardus minyak goreng, 25 Kg gula pasir, 10 kardus mi instan, 20 Kg telur, satu karton sarden dan the celup. Menurutnya, dalam situasi pandemi seperti sekarang, semua pihak harus saling membantu dan peduli pada lingkungan sekitarnya.
Ia menuturkan di Papua pada Jumat (23/4/2020) terdapat kasus positif corona sebanyak 123 kasus, meninggal tujuh kasus dan sembuh 35 kasus. Sementara di Papua Barat terdapat tujuh kasus positif dan satu meniggal. Dengan kondisi ini, beberapa Pemerintah Kabupaten dan Kota di Papua Barat mengambil kebijakan lockdown local, diantaranya Kota Sorong, Tembrauw dan Maybrat.
Ditutupnya akses di beberapa daerah di Papua Barat ini menyebabkan banyak masyarakat yang kehilangan akses ekonominya. Akibatnya mereka yang memiliki anak sedang merantau di DIY untuk belajar tidak bisa memberi kiriman uang sebagaimana mestinya.
Koordinator Umum Mahasiswa Maybrat DIY, Bartolumius Korain, mengatakan sebagian besar mahasiswa yang sedang studi di berbagai daerah saat ini tidak memiliki pekerjaan sampingan sehingga nasibmereka bergantung pada kiriman orang tua. “Kondisi ini diperparah dengan diterapkannya karantina wilayah yang mengakibatkan mahasiswa terisolasi dan sulit bertahan hidup,” ungkapnya.
Ia melihat Pemkab Maybrat yang semestinya bertanggung jawab melindungi masyarakatnya justru bergerak sangat lamban. Sebab itu pihaknya mendesak Pemkab Maybrat segera mendistribusikan bantuan ke seluruh mahasiswa Maybrat di DIY dan daerah lainnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Jasad pria ditemukan mengambang di perairan Tanjung Kesirat, kawasan Pelabuhan Gesing, Gunungkidul. Korban teridentifikasi sebagai warga Mojokerto.
Lima motor cruiser di bawah Rp100 juta di Indonesia, mulai Benelli, QJMotor, CFMOTO, Morbidelli hingga Benda.
Persib memindahkan tiga laga kandang Oktober 2026 ke Si Jalak Harupat karena perawatan GBLA. Persib menargetkan kembali pada November.
Dinkes Kabupaten Magelang membekali 35 petugas Promkes dari puskesmas dan rumah sakit dengan kemampuan memanfaatkan AI dan menulis artikel.
Media Belanda menyoroti drama Timnas Indonesia vs Bangladesh 9-2 yang ditentukan tiga gol pada menit-menit akhir FIFA ASEAN Cup 2026.