Bruno Fernandes Pecahkan Rekor Assist Liga Inggris, Ukir Sejarah Baru
Bruno Fernandes mencetak 21 assist musim ini, memecahkan rekor Liga Inggris dan mengungguli Thierry Henry serta Kevin De Bruyne.
Sejumlah warga negara India yang sedang dilakukan pemeriksaan oleh petugas kesehatan di Masjid jami\' Al-ittihad di Caturtunggal, Depok, Sleman, Rabu (22/4/2020)./Ist\n\n
Harianjogja.com, SLEMAN- Satu dari sembilan orang WNA India anggota jemaah tabligh dinyatakan positif Covid-19. Gugus Tugas Covid-19 DIY masih menunggu hasil dari delapan WNA lainnya yang sebelumnya reaktif saat menjalani rapid test.
Juru Bicara Pemda DIY untuk Penanganan Covid-19 DIY Berty Murtiningsih mengatakan dari sembilan WNA India yang diswab baru satu WNA yang dinyatakan positif Covid-19. Warga India ini masuk kasus 81, seorang laki-laki, berusia 48 tahun. "Iya, setelah dilakukan rapid test oleh Dinkes Sleman, lanjut hasil PCR positif," katanya, Sabtu (25/4/2020).
Selain WNA India, terdapat penambahan satu kasus lagi yang terkonfirmasi positif Covid-19. Yakni, kasus 80, seorang laki-laki, usia 60 tahun, warga Sleman. Dengan demikian, per tanggal 25 April bertambah dua kasus, sehingga jumlah kasus positif covid 19 di DIY adalah 79 kasus.
Terpisah, Kepala Dinkes Sleman Joko Hastaryo mengatakan hingga kini Dinkes terus mendata seluruh jemaah tabligh yang berada di wilayah Sleman. Dinkes telah meminta kepada camat-camat untuk ikut menelusuri warga yang menjadi anggota jemaah tabligh.
"Kami terus melacak jemaah tabligh ini. Di Sleman banyak tapi menyebar. Kami sudah meminta camat-camat untuk ikut melacak. Sampai saat ini masih terus berproses, belum semua terlacak," katanya saat ditemui Sabtu (25/4/2020) di Puskemas Prambanan.
Dinkes, lanjut Joko, baru melakukan rapid test untuk warga Cancangan, Wukirsari, Cangkringan. Hal itu dilakukan karena saat salah satu anggota jemaah tabligh dilakukan rapid test menunjukkan gejala reaktif. "Kami rapid test 37 warga di sekitar anggota jemaah tabligh tersebut. Belum ada laporan hasilnya kepada kami," katanya.
Sekadar diketahui, Dinkes Sleman melakukan pemeriksaan rapid test bagi anggota jemaah tabligh dan keluarganya pada Jumat (24/4/2020). Hal ini dilakukan setelah sembilan WNA India, yang juga anggota jemaah tabligh internasional terindikasi bergejala Covid-19.
Dinkes menyasar pemeriksaan kepada warga Cancangan, Desa Wukirsari, Cangkringan yang merupakan penerjemah bagi WNA India tersebut. "Awalnya kami menyasar sekitar 50 warga, tapi yang dirapid test hanya 37 orang saja," kata Joko.
Selain 15 WNA di mana sembilan WNA reaktif saat dilakukan rapid test, Dinkes juga memeriksa 14 warga dan jemaah di mana hasilnya enam orang reaktif usai dirapid test. Sembilan WNA India yang hasilnya reaktif kemudian dilakukan pemeriksaan swab di RSA UGM dan dirujuk ke RSAU Harjolukito.
Sementara enam warga yang reaktif, empat orang dirujuk ke RSI PDHI Kalasan dan dua orang ke RSUD Sleman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bruno Fernandes mencetak 21 assist musim ini, memecahkan rekor Liga Inggris dan mengungguli Thierry Henry serta Kevin De Bruyne.
Saat ini dunia pendidikan sedang mengalami perubahan besar di era Artificial Intelligence (AI) atau akal imitasi.
Cek jadwal KA Bandara YIA ke Jogja 26 Mei 2026. Perjalanan cepat 40 menit, solusi bebas macet dari bandara ke kota.
Yogyakarta tidak hanya dikenal sebagai kota pelajar dan destinasi wisata favorit, tetapi kini juga menjadi pusat studi banding keselamatan berkendara
Cek jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Selasa 26 Mei 2026. Simak jam favorit dan tips agar tak kehabisan tiket.
Cek jadwal SIM keliling Jogja 26 Mei 2026 di Condongcatur. Layanan 08.30–13.00 WIB, syarat lengkap perpanjangan SIM.