30 Tahun Berlalu, Festival Udin Kembali Tagih Keadilan
Peringatan yang berlangsung sejak Rabu (13/8/2026) hingga Sabtu (15/8/2026) ini menjadi ruang untuk terus menagih keadilan atas kasus Udin, yang telah mangkrak
Ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, BANTUL--Selain temuan penularan Covid-19 klaster jemaah tablig Jakarta, Dinas Kesehatan Bantul juga menelusuri penularan klaster Ijtima Gowa Sulawesi Selatan.
Terdapat tiga orang jemaah dari klaster Gowa yang sudah dilakukan rapid test di Puskesmas Sewon I dan Puskesmas Pundong. Hasil rapid test dari tiga jemaah tersebut, salah satunya dinyatakan positif atau ada indikasi mengarah ke Covid-19.
“Yang positif sudah dibawa ke Rumah Sakit Lapangan Khusus Covid-19 untuk karantina,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Penularan Infeksi Covid-19 Bantul, Sri Wahyu Joko Santoso, Selasa (28/4/2020).
Pihaknya juga sudah melakukan rapid test terhadap istri dan anak dari pasien laki-laki berusia sekitar 50 tahun tersebut dan hasilnya negatif.
Menurut pria yang akrab disapa Oky itu, tiga jemaah yang mengikuti ijtima di Gowa itu melakukan rapid test inisiatif sendiri dengan mendatangi Puskesmas Sewon dan Puskesmas Pundong. Setelah ada temuan positif, pihaknya langsung menelusuri yang berkontak erat dengan tiga jemaah tersebut.
Oky menegaskan yang positif dari kalster Gowoa baru sebatas tes melalui rapid test. Tes cepat masih perlu dilakukan sekali lagi dalam 10 hari ke depan. Untuk menegakkan diagnosa positif Covid-19 mesti melalui tes swab dengan metode PCR.
Sementara tiga warga Banguntapan yang positif Covid-19 dari kalster tabligh akbar Jakarta sudah melalui tes swab dan dinyatakan positif.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Peringatan yang berlangsung sejak Rabu (13/8/2026) hingga Sabtu (15/8/2026) ini menjadi ruang untuk terus menagih keadilan atas kasus Udin, yang telah mangkrak
Influenza A belum ditemukan di Bantul hingga 1 Oktober. Dinkes mengingatkan warga memperkuat PHBS dan menjaga daya tahan tubuh.
Arie Sujito menilai reshuffle kabinet Prabowo harus menjawab problem dan harapan publik, bukan justru memunculkan teka-teki baru.
DPRD Kulonprogo menyoroti kendaraan ODOL dan aktivitas pertambangan yang dinilai berdampak pada kerusakan serta usia pakai jalan.
Gebyar Inovasi Lumbung Mataraman digelar dua hari di Kulonprogo, mempertemukan 25 stan dan stakeholder pertanian DIY.
Pengajuan pengunduran diri Dukuh Krapyak Wetan, Bantul, belum memenuhi syarat. Pemkab menyebut hasil klarifikasi tak menemukan unsur tuduhan.