PHRI Dorong Borobudur Jadi Hub Bisnis Kuliner dan Pariwisata
PHRI mendorong Borobudur menjadi hub bisnis kuliner dan pariwisata lewat Culinary Challenge dan Tabletop yang mempertemukan seller dan buyer.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, JOGJA-- Pada akhir pekan ini, cuaca di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) diperkirakan tidak akan turun hujan.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Yogyakarta memperkirakan cuaca di lima wilayah DIY meliputi Kota Jogja, Sleman, Bantul, Kulonprogo dan Gunungkidul pada pagi hari cerah berawan.
Pada siang hari, Bantul dan Gunungkidul diperkirakan crah berawan, sedangkan tiga daerah lainnya diperkirakan berawan.
Pada malam hingga dini hari, kelima wilayah tersebut diperkirakan berawan merata.
Suhu udara diperkirakan merata 23 hingga 33 derajat celcius dengan kelembaban 55 hingga 95%.
BMKG juga memberikan peringatan dini potensi terjadinya gelombang tinggi di laut selatan DIY yang mencapai 2,5 hingga 3 meter. Angin bertiup dari timur ke barat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PHRI mendorong Borobudur menjadi hub bisnis kuliner dan pariwisata lewat Culinary Challenge dan Tabletop yang mempertemukan seller dan buyer.
Kebakaran Pegunungan Argopuro masih terpantau hingga Minggu pagi. Petugas memadamkan api di area terjangkau dan menghindari lokasi berisiko.
KH Syukron Ma’mun, pendiri Ponpes Daarul Rahman, wafat di Jakarta Selatan setelah menjalani perawatan akibat gangguan jantung.
Dua remaja tewas di jurang Plaosan-Poncol, Magetan. Polisi menduga kecelakaan tunggal setelah motor menabrak pohon jati.
Sri Sultan menunggu keputusan pusat soal wacana gaji PNS lewat Kopdes Merah Putih. DPRD DIY mengingatkan risiko keamanan data.
Kabut asap karhutla menyebabkan 14 penerbangan internasional rute Singapura-Pontianak dan Singapura-Palembang dibatalkan demi keselamatan.