Soal MBG dan Risiko Keracunan, Pemkab Gunungkidul Hanya Monitoring
Pemkab Gunungkidul menegaskan tidak berwenang memberi sanksi kepada SPPG dalam program MBG karena seluruh pengelolaan berada di BGN.
Petugas gabungan dari kepolisian, TNI dan Satpol PP memantau pengendara yang melintas di depan Kantor Polisi Polsek Metro Tanah Abang, JakartaPusat pada pelaksanaan hari kelima pembatasan sosial berskala besar (PSBB), Selasa (14/4/2020). /JIBI-Bisnis-Andi M Arief
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL - Adanya transmisi lokal penyebaran Covid-19 tak serta merta membuat Pemerintah Kabupaten Gunungkidul mengambil kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) seperti yang diterapkan di sejumlah daerah. Pasalnya, kebijakan ini harus dikaji dengan matang agar pelaksanaan bisa berjalan dengan lancar.
Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty mengatakan, kebijakan PSBB belum akan diterapkan untuk saat ini. Menurut dia, kebijakan ini harus melalui kajian yang mendalam, terlebih dalam perencanaan juga harus dikonsultasikan dengan Pemerintah DIY. “Masih kita kaji dan sekarang belum akan diterapkan,” katanya, Jumat (8/5/2020).
Dewi menjelaskan, ada dampak positif apabila PSBB diterapkan, salah satunya penindakan bisa dilakukan dengan tegas terhadap warga yang tidak mematuhi protokol kesehatan. Namun di sisi lain, ada kewajiban yang harus dipenuhi menyangkut logistik masyarakat selama PSBB berlangsung.
Menurut dia, beban inilah yang harus dikaji karena menyangkut kemampuan anggaran yang dimiliki pemkab. “Jadi tidak serta merta langsung bisa diterapkan karena benar-benar harus dikaji,” katanya.
Untuk pencegahan, lanjut Dewi, pemkab saat ini masih fokus penelusuran terhadap kontak pasien positif. Setelah tracing terlaksana dilakuan tes baik malalui rappid tes atau model swab. “Kami juga terus mengimbau kemasyarakat untuk menaati protokol kesehatan untuk pencegahan,” katanya.
Disinggung mengenai alat tes cepat, Dewi mengakui sudah mendapatkan tambahan bantuan dari pemerintah. Total memiliki 3.100 alat tes cepat dan sudah digunakan sebanyak 1.000 unit. “Stok masih ada dan rencananya digunakan untuk masyarakat. Khususnya yang masuk PDP, ODP atau warga yang kedapatan kontak dengan pasien positif,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul menegaskan tidak berwenang memberi sanksi kepada SPPG dalam program MBG karena seluruh pengelolaan berada di BGN.
Telur kaya protein dan nutrisi, tetapi konsumsi berlebihan dapat meningkatkan asupan kolesterol, kalori, hingga risiko gangguan kesehatan tertentu. Simak penjel
Pasar murah HUT RI ke-81 digelar di Stadion Handayani Gunungkidul dengan 6 ton bahan pokok dan harga di bawah pasaran.
The Script dipastikan kembali menggelar konser di Indonesia Arena Jakarta pada 3 April 2027. Tiket presale mulai Rp650.000 dan dijual mulai 21 Agustus 2026.
Prabowo resmi umumkan proyek Giant Sea Wall sepanjang 575 km dari Banten-Gresik. Butuh waktu 15-20 tahun, lindungi 50 juta warga. Indonesia belajar dari Belanda
Elkan Baggott resmi masuk skuad Millwall untuk Championship 2026/2027. Bek Timnas Indonesia akan mengenakan nomor punggung 12 usai direkrut dari Ipswich Town.